Sering Begadang Demi Scroll Ini Dampaknya ke Lambung
- 25 Apr 2026 12:59 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep – Lampu kamar masih menyala saat malam semakin larut. Layar ponsel belum dimatikan, sementara waktu tidur terus mundur. Kebiasaan ini semakin sering terjadi di tengah aktivitas yang padat.
Pola tidur yang tidak teratur mulai mendapat perhatian karena dampaknya pada kesehatan. Salah satu yang sering luput adalah kaitannya dengan gangguan lambung.
Ritme sirkadian mengatur kerja organ tubuh, termasuk produksi asam lambung. Saat tidur, produksi asam menurun. Ketika seseorang tetap terjaga di malam hari, tubuh terus aktif dan memicu produksi asam tanpa diimbangi proses pencernaan yang optimal.
Kondisi ini dapat mengiritasi dinding lambung. Jika berlangsung lama, risiko gangguan seperti refluks asam atau GERD meningkat. Gejalanya meliputi mual, sensasi terbakar di dada, hingga rasa pahit di mulut.
Asam lambung yang naik juga dapat memengaruhi kerongkongan. Paparan berulang berisiko menyebabkan peradangan hingga luka pada saluran pencernaan bagian atas.
Kementerian Kesehatan menyebut pola tidur sebagai faktor penting dalam menjaga kesehatan pencernaan. Aktivitas malam yang tidak terkontrol, ditambah pola makan yang tidak teratur, dapat memperburuk kondisi lambung.
Beberapa langkah dapat dilakukan untuk mengurangi risiko. Atur jadwal tidur secara konsisten. Hindari kafein pada sore hingga malam hari. Batasi penggunaan perangkat elektronik sebelum tidur.
Bagi yang tetap harus beraktivitas di malam hari, pilih makanan ringan yang mudah dicerna. Beri jeda sebelum berbaring setelah makan.
Kebiasaan begadang yang terus berlangsung dapat berdampak pada kesehatan jangka panjang. Mengatur pola tidur menjadi langkah penting untuk menjaga fungsi tubuh tetap optimal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....