Batas Tipis Healing dan Menghindari Tanggung Jawab
- 24 Apr 2026 21:17 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep – Akhir pekan sering dimanfaatkan untuk beristirahat dari rutinitas. Sebagian orang memilih keluar rumah, sementara yang lain cukup menikmati waktu tenang tanpa gangguan. Aktivitas ini dikenal sebagai healing dan semakin sering dibahas di media sosial.
Istilah healing merujuk pada proses pemulihan kondisi fisik, mental, dan emosional setelah menghadapi tekanan. Bentuknya tidak harus rumit. Istirahat cukup, menjalankan hobi, atau mengambil jeda dari aktivitas padat sudah termasuk bagian dari proses tersebut.
Namun dalam praktiknya, muncul kecenderungan baru. Healing kerap dijadikan alasan untuk menunda kewajiban. Aktivitas yang seharusnya memberi jeda justru berubah menjadi kebiasaan menghindar dari tanggung jawab.
Perbedaan keduanya terletak pada tujuan dan hasilnya. Healing membantu mengembalikan energi agar seseorang siap kembali beraktivitas. Sebaliknya, menghindar membuat pekerjaan tertunda dan terus menumpuk.
Kondisi ini sering terjadi tanpa disadari. Waktu yang digunakan untuk beristirahat bisa melebar tanpa batas. Tugas yang belum selesai akhirnya terabaikan dan menambah beban di kemudian hari.
Jika terjadi berulang, tekanan justru meningkat setelah masa istirahat. Pekerjaan yang menumpuk membuat kondisi mental semakin terbebani.
Pengaturan waktu menjadi kunci. Istirahat yang terencana membantu pemulihan berjalan efektif. Jeda yang jelas juga memastikan tanggung jawab tetap terselesaikan.
Keseimbangan antara kebutuhan istirahat dan kewajiban perlu dijaga. Dengan cara ini, aktivitas harian tetap berjalan tanpa mengorbankan kondisi fisik dan mental.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....