GEN Jatim Minta Lulusan Harus Adaptif dan Jadi Pencipta Kerja

  • 03 Apr 2026 12:33 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep - Kesiapan sarjana dalam menghadapi dinamika dunia kerja menjadi sorotan utama dalam kegiatan pembekalan yudisium Fakultas Teknik Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Jawa Timur.

Komisaris sekaligus Pelaksana Tugas Direktur Utama PT Sumekar (Perseroda), Muhammad Romli, hadir sebagai pemateri untuk memberikan wawasan strategis kepada para calon wisudawan sebelum memasuki fase profesional.

Dalam pemaparannya, Romli menegaskan bahwa Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) bukan lagi indikator tunggal penentu kesuksesan lulusan di dunia industri. Menurutnya, perusahaan saat ini lebih memprioritaskan individu yang memiliki fleksibilitas dan kemampuan pemecahan masalah.

“IPK tinggi tidak menjamin seseorang siap kerja. Dunia kerja membutuhkan keterampilan nyata, kemampuan beradaptasi, serta kemauan untuk terus belajar,” ujarnya, Jumat 3 April 2026.

Ketua Generasi Emas Nusantara (GEN) Jatim tersebut juga menyoroti potensi besar sektor ekonomi kreatif. Ia menilai digitalisasi telah membuka ruang luas bagi mahasiswa untuk berinovasi dan menciptakan nilai tambah melalui ide-ide kreatif yang relevan dengan kebutuhan pasar.

Lebih lanjut, ia mendorong para lulusan agar mulai mengubah paradigma dari sekadar pencari kerja menjadi pencipta lapangan kerja. Pola pikir kewirausahaan dinilai sebagai solusi konkret dalam menjawab tantangan angka pengangguran dan persaingan global yang kian ketat.

“Anak muda jangan hanya berpikir bagaimana diterima kerja, tetapi bagaimana bisa menciptakan lapangan kerja. Di situlah peran penting ekonomi kreatif dan kewirausahaan,” katanya.

Melalui pembekalan ini, para lulusan diharapkan memiliki perspektif baru yang lebih kompetitif. Kegiatan tersebut bertujuan memotivasi mahasiswa agar tidak hanya bergantung pada ijazah, tetapi juga siap membangun usaha secara mandiri maupun berkontribusi signifikan di dunia industri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....