Pengunjung Pasar Keluhkan Tumpukan Sampah
- 31 Mar 2026 21:45 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep : Proses pembuangan sampah Pasar Anom Baru Sumenep ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) tersendat. Akibatnya, sampah dibiarkan menumpuk, bahkan menggunung di Pasar.
Warga khususnya penjual dan pedagang pasar-pun mengeluh. Pasalnya, Kondisi tersebut dinilai mengganggu aktivitas jual beli serta menimbulkan bau tidak sedap di sekitar lokasi, terlebih berdekatan dengan lapak pedagang daging ayam.
Pantauan lapangan, sampah rumah tangga dan sisa sayur-mayur tampak meluber dari bak penampungan hingga ke badan jalan. Lokasi yang berdekatan dengan kamar mandi umum membuat genangan air bercampur limbah terlihat mengalir di sekitar lokasi, menciptakan kesan kumuh di salah satu pusat ekonomi terbesar di Kabupaten Sumenep itu.
Salah satu pedagang di sekitar lokasi Sahmari mengaku kondisi tersebut telah berlangsung sejak sebelum bulan Ramadan. Hingga hari ini, Selasa 31 Maret, sampah tersebut belum dikirim ke TPA.
Ia mengaku risih saat membeli daging ayam yang berdekatan dengan tumpukan sampah. "Baunya sangat menyengat, apalagi ketika musim hujan airnya kan sampek ke jalan. Jujur sangat mengganggu bagi kami saat membeli,” ujarnya.
Terpisah, Kepala Pasar Anom, Ibnu Hajar, mengakui kondisi tersebut serta menyebut mobil pengangkut sampah yang mengalami kerusakan menjadi faktor penyebab sampah menumpuk. “Mobilnya rusak, insya Allah malam ini akan diangkut,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Ibnu Hajar juga menyampaikan permohonan maaf dan berjanji meningkatkan penanganan sampah di area pasar akan lebih ditingkatkan. “Mohon maaf, kami terus berupaya menjaga kenyamanan. Insya Allah ke depan kami akan lebih konsisten,” tambahnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....