Lesbumi NU Sumenep Tegaskan Peran Seni Sebagai Medium Dakwah Sejuk
- 19 Mar 2026 12:55 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep – Pengurus Cabang Lembaga Seniman Muslimin Indonesia (Lesbumi) Nahdlatul Ulama Kabupaten Sumenep kembali mempertegas posisi kesenian sebagai sarana dakwah yang inklusif dan membumi. Gagasan tersebut mengemuka dalam diskusi kesenian yang digelar di pusat kota Sumenep, Rabu 18 Maret 2026.
Diskusi yang menghadirkan pengurus PW Lesbumi Jawa Barat, Moh Wail Irsyad, tersebut menyoroti pentingnya akar budaya lokal sebagai fondasi ekspresi seni Islami. Wail menekankan bahwa nilai-nilai kemaduraan merupakan jembatan efektif untuk menyampaikan pesan keagamaan tanpa kehilangan identitas aslinya.
Ketua PCNU Sumenep, KH Md Widadi Rahim, dalam sambutannya menyatakan bahwa dalam tradisi Ahlussunnah wal Jama’ah, seni memiliki fungsi strategis yang melampaui aspek estetika. Menurutnya, pendekatan kultural menjadi kekuatan utama NU dalam merawat harmoni sosial.
"Kesenian bukan sekadar hiburan atau ekspresi estetika, ia adalah medium dakwah yang halus, yang bisa menyentuh hati tanpa harus menggurui," kata Widadi.
| Baca juga: Polwan Sumenep Amankan Sholat Jumat |
Ia menambahkan bahwa peran Lesbumi sangat krusial sebagai garda kultural yang menjaga tradisi sekaligus memperkuat nilai kebangsaan. Melalui seni, pesan Islam yang damai dan ramah diyakini lebih mudah diterima oleh seluruh lapisan masyarakat.
"Kita harus konsisten merawat kesenian yang bernafaskan Islam rahmatan lil ‘alamin, di situlah peran Lesbumi menjadi sangat penting dalam membangun peradaban," ujarnya .
Forum tersebut berlangsung interaktif dengan keterlibatan aktif para pegiat seni dan masyarakat umum. Melalui kegiatan ini, Lesbumi NU Sumenep berharap seni terus bertransformasi menjadi jalan dakwah yang menghidupkan nilai-nilai luhur serta memperkuat identitas lokal di tengah perkembangan zaman.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....