Kenapa Pertemanan Laki Laki dan Perempuan Sering Berujung "Baper"

  • 16 Mar 2026 08:32 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep – Pertemanan antara laki laki dan perempuan sering memunculkan pertanyaan di masyarakat. Banyak orang menilai hubungan tersebut mudah berubah menjadi hubungan romantis atau memicu perasaan baper di salah satu pihak.

Penelitian yang dimuat di Psychology Today menunjukkan bahwa laki laki dan perempuan memiliki alasan serupa ketika menjalin pertemanan dengan lawan jenis. Mereka menikmati kebersamaan sebagai teman berbincang, rekan makan, hingga sumber dukungan sosial.

Pertemanan lintas gender juga memberi manfaat lain. Hubungan ini dapat memperluas jaringan sosial, meningkatkan rasa percaya diri, serta membantu seseorang memahami sudut pandang yang berbeda.

Namun penelitian lain yang dikutip dari Scientific American menunjukkan adanya perbedaan cara pandang antara laki laki dan perempuan. Laki laki lebih sering melihat kemungkinan hubungan romantis dengan teman perempuan mereka.

Sebaliknya, banyak perempuan memandang potensi tersebut sebagai hal yang bisa menimbulkan masalah dalam pertemanan. Perbedaan pandangan ini sering memunculkan kondisi yang dikenal sebagai friend zone. Situasi ini terjadi ketika satu pihak berharap hubungan berkembang menjadi romantis sementara pihak lain hanya ingin tetap berteman.

Ketidakseimbangan harapan dapat memicu rasa kecewa dan membuat hubungan menjadi canggung. Dalam beberapa kasus, kondisi tersebut bahkan merusak pertemanan yang sebelumnya berjalan baik.

Para peneliti menilai konflik dalam pertemanan laki laki dan perempuan biasanya muncul karena tujuan hubungan yang tidak sama. Karena itu, komunikasi terbuka mengenai harapan dan batasan dinilai penting agar hubungan tetap sehat tanpa harus berubah menjadi hubungan romantis.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....