Hal Sepele yang Diam-diam Menentukan Intimasi Hubungan
- 13 Mar 2026 09:46 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Pernahkah hubungan terasa dingin tanpa sebab jelas? Sering kali masalahnya bukan konflik besar, melainkan momen kecil yang terlewat. Dalam psikologi hubungan, momen ini dikenal sebagai bids for connection.
Merujuk pada laman Melina Alden MFT, Konsep ini merujuk pada upaya kecil seseorang untuk menjangkau pasangannya secara emosional. Bentuknya bisa kata, gestur, atau ekspresi sederhana. Respons terhadap momen kecil ini ternyata sangat memengaruhi kualitas hubungan.
Bayangkan pasangan berkata, “Hari ini berat sekali.” Kalimat sederhana itu sebenarnya undangan untuk didengar. Permintaan perhatian seperti ini termasuk contoh bid for connection.
Tak semua bid berbentuk keluhan atau permintaan bantuan. Kadang hanya berupa berbagi meme lucu, cerita kecil, atau ajakan bercanda. Bahkan tatapan mata atau senyum dapat menjadi sinyal ingin terhubung.
Di balik setiap bid, ada pertanyaan emosional tersembunyi. Seseorang sebenarnya sedang bertanya, “apakah aku penting bagimu?” Respon yang hangat dapat memperkuat rasa aman dan kedekatan emosional.
Penelitian pasangan menunjukkan perbedaan mencolok dalam respons terhadap bid. Pasangan yang langgeng merespon positif sekitar 86 persen upaya koneksi. Sementara pasangan yang akhirnya bercerai hanya merespon sekitar 33 persen.
Respon terhadap bid umumnya terbagi menjadi tiga jenis. Pertama, turning toward, yaitu merespon dengan perhatian atau empati. Kedua, turning away, yaitu mengabaikan atau tidak menyadarinya.
Jenis ketiga adalah turning against. Respons ini muncul ketika seseorang menanggapi dengan kritik, sarkasme, atau iritasi. Reaksi negatif seperti ini bisa melukai dan memperlemah ikatan emosional.
Menariknya, banyak bid terlewat bukan karena niat buruk. Stres, kelelahan, dan gangguan teknologi sering membuat seseorang tidak peka. Perbedaan gaya komunikasi juga bisa membuat sinyal emosional sulit dikenali.
Ketika bid terus diabaikan, dampaknya muncul perlahan. Pasangan yang sering tidak mendapat respon bisa merasa tidak penting. Lama-kelamaan muncul jarak emosional dan rasa kesepian dalam hubungan.
Namun kabar baiknya, hubungan masih bisa diperbaiki. Seseorang dapat mengakui ketika melewatkan momen penting. Kalimat sederhana seperti meminta pasangan mengulang cerita dapat membuka kembali koneksi.
Pada akhirnya, keintiman hubungan jarang dibangun oleh peristiwa dramatis. Justru perhatian pada momen kecil sehari-hari yang menjadi fondasi kedekatan. Setiap respons hangat terhadap bid memperkuat kepercayaan dan rasa memiliki.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....