PT Garam Targetkan Swasembada Nasional 2027
- 12 Mar 2026 13:11 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep – PT Garam (Persero) berkomitmen mewujudkan swasembada garam nasional pada 2026 dengan mengoptimalkan produktivitas lahan serta penerapan teknologi pengolahan modern.
Corporate Secretary PT Garam, Indra Kurniawan, menjelaskan bahwa semangat swasembada ini didorong oleh dukungan penuh pemerintah melalui Perpres Nomor 17 Tahun 2025. Regulasi tersebut menetapkan target bahwa pada 2027 Indonesia tidak lagi melakukan impor garam.
"Jadi kita memiliki waktu dua tahun bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan. Kami melakukan program intensifikasi untuk meningkatkan produktivitas lahan di Madura yang saat ini memproduksi 400–450 ribu ton per tahun menjadi 500–600 ribu ton per tahun," ujarnya, Kamis 12 Maret 2026.
Indra menambahkan, selain intensifikasi, perusahaan tengah menjalankan langkah ekstensifikasi dengan membuka lahan baru seluas 500 hingga 1.000 hektare di wilayah NTT dan Madura. Upaya ini diharapkan mampu memberikan tambahan produksi signifikan hingga 2,5 juta ton.
Selain perluasan lahan, PT Garam juga memprioritaskan teknologi Mechanical Vapor Recompression (MVR) di Manyar, Gresik. Teknologi ini memungkinkan pembuatan garam tanpa lahan luas dengan kapasitas satu mesin mencapai 200 ribu ton per tahun melalui kerja sama dengan pihak swasta.
Terkait tantangan kualitas garam dalam negeri untuk kebutuhan industri, perusahaan telah menyiapkan solusi melalui pembangunan fasilitas pencucian garam (washing plant).
"Kami sudah memiliki alat pencucian di Sampang dan pada 2026 ini akan dilakukan kloning di Pamekasan serta Sumenep, selain itu juga dilakukan pengelolaan tata kelola air yang lebih baik lagi karena inti dari membuat garam adalah menghasilkan air sebaik mungkin," katanya.