Buah Srikaya Bluto Jadi Primadona Takjil Ramadan di Sumenep
- 01 Mar 2026 14:42 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep — Buah srikaya yang dijual di Pasar Bluto, Kabupaten Sumenep, menjadi salah satu komoditas unggulan lokal yang banyak diburu masyarakat, terutama selama bulan Ramadan. Varietas yang dikenal dengan nama Srikaya Langsar ini terkenal memiliki rasa manis, daging buah tebal, serta ukuran yang relatif besar.
Musim panen raya srikaya biasanya berlangsung pada Februari hingga Maret. Sentra penjualan utamanya berada di sekitar lapangan Bluto, yang setiap sore tampak ramai dipadati pembeli, baik warga setempat maupun dari luar daerah.
Menjelang waktu berbuka puasa, suasana Pasar Bluto semakin semarak. Warga terlihat antusias berburu srikaya yang menjadi salah satu menu favorit untuk takjil. Aroma harum dan cita rasa manis khas buah ini menjadikannya pilihan segar untuk hidangan pembuka puasa.
| Baca juga: Durian, Rajanya Buah-Buahan yang Tetap Eksis |
Buah srikaya yang dipasarkan merupakan hasil panen petani lokal di wilayah Kecamatan Bluto dan sekitarnya. Jika datang pada sore hari sekitar pukul 15.00 hingga 17.30 WIB, pembeli masih bisa mendapatkan harga yang bersaing dan berpeluang menawar.
Salah seorang pedagang buah, Siti Aminah, mengatakan bahwa permintaan srikaya meningkat signifikan menjelang waktu magrib. Dalam sehari, ia mampu menjual puluhan kilogram srikaya, terutama saat musim panen tiba.
Menurutnya, harga srikaya bervariasi tergantung ukuran dan tingkat kematangan. Untuk ukuran sedang, harga berkisar antara Rp15 ribu hingga Rp25 ribu per kilogram. Sementara itu, kualitas terbaik dapat dijual dengan harga lebih tinggi.
Dengan meningkatnya minat masyarakat terhadap buah lokal, diharapkan hasil panen petani srikaya di wilayah Bluto, Sumenep, dapat terus terserap pasar dan memberikan dampak positif bagi perekonomian warga selama bulan suci Ramadan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....