Ubah Kebiasaan Buruk dengan Mengenal Konsep 'Habit Loop'

  • 22 Feb 2026 07:40 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep - Pernahkah kamu merasa terus mengulang perilaku tanpa sadar? Itu karena otak bekerja melalui sebuah pola yang disebut habit loop. Pola ini membantu menjelaskan bagaimana kebiasaan terbentuk dan bertahan lama.

Melansir laman Healthline, habit loop terdiri dari tiga komponen utama yang saling berhubungan. Ketiga bagian ini memicu dan memperkuat kebiasaan tertentu dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan perilaku otomatis pun bisa dijelaskan melalui kerangka ini.

Komponen pertama disebut cue, yaitu pemicu yang membuat otak memulai kebiasaan. Cue bisa berupa waktu, tempat, perasaan, atau apa saja yang memicu respons. Otak mengenali tanda ini dan bersiap melakukan rutinitas tertentu.

Contoh cue sederhana adalah aroma kopi di ruang istirahat pada pagi hari. Bau tersebut memberi sinyal pada otak untuk mencari secangkir kopi. Otak kemudian memulai rutinitas tanpa banyak berpikir.

Komponen kedua adalah routine, yaitu perilaku yang dilakukan setelah cue muncul. Ini bisa berupa tindakan sadar, seperti minum kopi, atau otomatis, seperti menggigit ujung pulpen. Lama-lama routine ini menjadi respons default otak terhadap pemicu yang sama.

Komponen terakhir adalah reward, yaitu hasil yang diperoleh setelah melakukan kebiasaan. Reward memperkuat hubungan antara cue dan routine di otak. Semakin memuaskan hasilnya, semakin kuat kebiasaan itu tertanam.

Dengan memahami tiga komponen ini, kita bisa lebih mudah mengidentifikasi kebiasaan yang ingin diubah. Misalnya, untuk menghentikan kebiasaan buruk, kita perlu mencari cue dan reward yang sama. Dari situ, rutinitas lama bisa diganti dengan yang lebih sehat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....