PDAM Sumenep Tingkatkan Layanan dan Tambah Air Baku
- 13 Feb 2026 01:16 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Sumenep terus melakukan pembenahan guna meningkatkan kualitas layanan penyediaan air bersih bagi masyarakat. Memasuki tahun 2026, perusahaan daerah tersebut menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk memperkuat sistem distribusi dan ketersediaan air baku.
Direktur Utama PDAM Sumenep, Febmi Noerdiansyah, menjelaskan bahwa salah satu program prioritas adalah peremajaan jaringan perpipaan, baik di wilayah daratan maupun kepulauan.
“Sebagian jaringan pipa yang kami miliki sudah berusia cukup lama dan rawan mengalami kebocoran. Karena itu, peremajaan menjadi langkah penting agar pelayanan lebih optimal,” ujarnya, Kamis 12 Februari 2026.
Selain pembaruan jaringan, PDAM juga mempersiapkan penambahan sumber air baku. Upaya ini sebenarnya telah dirintis sejak 2025 melalui survei geolistrik untuk mendeteksi potensi sumber air bawah tanah.
Dari hasil kajian tersebut, ditemukan lima titik potensial untuk pengeboran, yakni empat titik berada di kawasan perkotaan dan sekitarnya, serta satu titik di Kecamatan Pragaan. Hasil survei itu telah disampaikan kepada Kementerian Pekerjaan Umum (PU) guna proses lebih lanjut.
“Setelah proses pengeboran dilakukan, kami juga menyiapkan sarana pendukung seperti pompa air agar distribusinya bisa langsung dimanfaatkan pelanggan,” katanya.
Menurut Febmi, kebutuhan tambahan debit air menjadi penting mengingat jumlah pelanggan yang terus bertambah setiap tahun. Meski kapasitas saat ini dinilai masih mencukupi, penambahan air baku dilakukan sebagai langkah antisipasi jangka panjang.
“Ini bentuk kesiapan kami apabila suatu saat terjadi peningkatan kebutuhan atau potensi kekurangan air,” ujarnya.
Tak hanya itu, PDAM Sumenep juga berencana mengusulkan pembangunan daerah tangkapan air di Telaga Kermata. Selama ini, saat musim hujan, air yang meluap belum tertampung secara maksimal dan sebagian terbuang hingga ke jalan raya.
Dengan adanya sistem tangkapan air, diharapkan air hujan dapat dikelola dan dimanfaatkan lebih efektif, termasuk untuk mendukung kebutuhan pertanian masyarakat serta cadangan air di musim kemarau.
“Jika ini terealisasi, ketersediaan air saat kemarau akan lebih terjamin,” katanya.
Dalam rangka peningkatan kualitas infrastruktur, PDAM Sumenep juga menggandeng PDAM Surabaya untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap jaringan perpipaan dan peralatan yang ada. Hasil kajian tersebut akan menjadi acuan dalam proses pembenahan ke depan.
Sementara itu, terkait kualitas air, Febmi menegaskan bahwa pihaknya rutin melakukan uji laboratorium setiap tiga hingga empat bulan guna memastikan air yang didistribusikan aman dan layak konsumsi.
“Pengujian berkala menjadi komitmen kami untuk menjaga mutu air sebagai bentuk perlindungan konsumen,” ujarnya.
Bahkan, PDAM Sumenep berencana mengajukan sertifikasi halal sebagai upaya memberikan jaminan tambahan bagi masyarakat terhadap kualitas dan keamanan air yang digunakan sehari-hari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....