Capung Jarum, Serangga Unik yang Kini Kian Langka

  • 31 Jan 2026 06:18 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep - Capung jarum merupakan salah satu serangga kecil yang dulu mudah dijumpai di area persawahan, sungai, dan kebun yang masih alami. Tubuhnya yang ramping dengan warna mencolok membuat capung ini mudah dikenali, meski ukurannya jauh lebih kecil dibanding capung biasa. Namun kini, keberadaan capung jarum semakin jarang terlihat di lingkungan sekitar.

Keunikan capung jarum terletak pada bentuk tubuhnya yang sangat tipis menyerupai sebatang jarum. Sayapnya bening dan halus, dengan gerakan terbang yang lembut dan tidak terlalu cepat. Berbeda dengan capung besar yang sering terbang tinggi, capung jarum lebih sering beterbangan rendah di antara rerumputan atau di atas permukaan air.

Selain bentuknya, perilaku capung jarum juga menarik untuk diperhatikan. Serangga ini dikenal sensitif terhadap perubahan lingkungan, terutama kualitas air. Karena itu, kehadiran capung jarum sering dijadikan indikator alami bahwa suatu perairan yang masih bersih dan belum tercemar.

Sayangnya, perubahan lingkungan menjadi salah satu penyebab utama berkurangnya populasi capung jarum. Seperti alih fungsi lahan, penggunaan pestisida berlebihan, serta pencemaran sungai dan sawah membuat habitat alaminya semakin menyempit. Kondisi inilah yang memaksa capung jarum menjauh atau bahkan menghilang dari wilayah yang dulu menjadi tempat hidupnya.

Dari sisi ekosistem, capung jarum memiliki peran penting sebagai pengendali populasi serangga kecil. Larvanya hidup di air dan memangsa organisme mikro, sementara capung dewasa membantu menekan jumlah nyamuk dan serangga kecil lainnya. Hilangnya capung jarum secara perlahan dapat memengaruhi keseimbangan alam.

Di beberapa daerah pedesaan, capung jarum juga menyimpan nilai nostalgia tersendiri. Banyak orang mengingat masa kecil mereka yang diwarnai dengan pemandangan capung jarum beterbangan di sore hari. Kini, pemandangan tersebut semakin sulit ditemui, terutama di wilayah yang sudah mengalami urbanisasi.

Keunikan dan kelangkaan capung jarum menjadi pengingat pentingnya menjaga lingkungan tetap lestari. Pelestarian sumber air bersih, pengurangan bahan kimia berbahaya, serta menjaga ruang hijau dapat membantu mempertahankan populasi serangga kecil ini. Dengan begitu, capung jarum tidak hanya menjadi kenangan, tetapi tetap hidup sebagai bagian dari alam yang seimbang. (RIA)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....