Tips Memilih Buah Durian Yang Manis dan Berkualitas
- 23 Jan 2026 19:42 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Saat musim durian tiba di ruas jalan selalu menghadirkan pemandangan yang sama yakni tumpukan buah berduri, aroma tajam yang menggoda, dan banyak pembeli yang ragu-ragu menentukan pilihan. Tidak sedikit orang yang mengandalkan keberuntungan saat membeli durian. Padahal, ada sejumlah tanda alami yang bisa membantu kamu untuk memilih durian dengan rasa manis dan daging tebal, tanpa perlu membelahnya terlebih dahulu.
Berikut ini tips memilih durian:
1. Jangan tertipu dengan ukuran yang besar
Durian yang bagus tidak selalu berukuran paling besar. Justru durian berukuran sedang dengan bentuk bulat cenderung memiliki daging lebih padat dan rasa lebih legit. Durian yang terlalu besar terkadang menyimpan banyak biji dan daging yang tipis.
2. Perhatikan bentuknya
Durian yang matang alami biasanya memiliki bentuk bulat atau lonjong yang seimbang. Jika salah satu sisinya tampak penyok atau tidak rata, bisa jadi pertumbuhannya tidak sempurna. Bentuk yang simetris menandakan perkembangan daging buahnya merata di dalamnya.
3. Mencium aromanya
Aroma durian yang manis dan lembut biasanya menandakan buah sudah matang. Namun, durian yang baunya terlalu menyengat justru berisiko terlalu matang atau mulai fase fermentasinya. Pilih aroma yang kuat tapi tidak menusuk ke hidung.
4. Periksa tangkai buahnya
Kebanyakan orang tangkai buah durian sering diabaikan, padahal ini menjadi indikator penting. Tangkai yang masih tampak segar, tidak kering, dan sedikit lembap menandakan durian baru jatuh atau baru dipanen. Jika tangkai sudah keriput dan rapuh, kualitas durian patut diragukan.
5. Melihat durinya
Durian matang alami biasanya memiliki duri yang ujungnya sedikit tumpul dan jaraknya agak renggang. Duri yang sangat tajam dan rapat sering menandakan durian masih muda meski aromanya sudah keluar.
| Baca juga: Durian, Rajanya Buah-Buahan yang Tetap Eksis |
6. Dengarkan suaranya
Dengan mencoba ketuk durian secara perlahan. Bunyi agak berat dan dalam menandakan daging buah tebal dan matang. Jika bunyinya terlalu nyaring, bisa jadi durian masih mentah atau dagingnya tipis.
7. Retakan alami jadi nilai tambah
Retakan kecil di bagian kulit bukan berarti durian itu rusak. Justru retakan alami sering muncul pada durian yang matang di pohon. Namun pastikan tidak ada bau asam atau tanda busuk dari celah tersebut.
Dengan memperhatikan bentuk, aroma, tangkai, hingga tekstur duri, risiko kecewa bisa ditekan. Durian terbaik bukan yang paling mahal atau paling besar, melainkan yang matang alami dan dirawat dengan baik sejak awal pertumbuhannya. (RIA)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....