Kesadaran Bersama Kunci Mengurangi Risiko Bencana Alam
- 21 Jan 2026 14:25 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Bencana alam tidak selalu dapat dihindari. Namun ada beberapa bencana yang terjadi akibat ulah manusia itu sendiri. Bencana itu bisa dihindari melalui kesiapsiagaan dan kesadaran seluruh lapisan masyarakat.
Pemahaman terhadap risiko bencana di lingkungan sekitar menjadi langkah awal penting. Setiap wilayah memiliki ancaman berbeda yang memerlukan antisipasi sesuai kondisi lokal.
Kesiapsiagaan tidak hanya soal respons darurat. Perencanaan sederhana seperti jalur evakuasi dan perlengkapan darurat perlu disiapkan sejak dini.
Upaya pengurangan risiko bencana juga berkaitan erat dengan kepedulian terhadap lingkungan. Salah satu persoalan utama adalah pengelolaan sampah yang belum optimal.
Koordinator Bidang Penelitian, Evaluasi dan Humas DKC Sumenep, Moh. Iskil El Fatih, menegaskan sampah merupakan tanggung jawab bersama. Ia mengatakan, "kalau kemudian kita berbicara sampah sejujurnya hari ini menjadi tanggung jawab besar." ungkapnya, Rabu, 21 Januari 2026.
Menurut Iskil, sampah tidak boleh dianggap persoalan kecil. Jika dibiarkan, sampah dapat memicu bencana besar seperti banjir.
| Baca juga: Tips Menjaga Daging Kurban Tetap Segar |
Ia menilai dampak sampah sudah dirasakan masyarakat saat ini. "Salah satunya yang mungkin hari ini kita rasakan berupa banjir," ujarnya, menambahkan.
Iskil mengajak masyarakat memulai dari tindakan sederhana. Buang sampah pada tempatnya dan rawat lingkungan sekitar secara konsisten.
Selain itu, ia mendorong masyarakat menanam pohon sebagai langkah pencegahan. Upaya kecil tersebut dinilai berdampak besar jika dilakukan bersama.
Lebih lanjut, Iskil menekankan pentingnya kesadaran kolektif. Menurutnya, kesadaran diri menjadi fondasi utama dalam menghadapi bencana.
Dengan kesadaran dan tindakan nyata, risiko bencana dapat ditekan. Kesiapsiagaan bersama menjadi kunci melindungi keselamatan masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....