Tradisi Madura, Pengantin Wanita Naik Kuda
- 15 Okt 2025 09:44 WIB
- Sumenep
KBRN, Sumenep: Tradisi budaya di Indonesia tak pernah habis untuk dikagumi. Salah satu tradisi unik yang masih terus dilestarikan oleh masyarakat Madura, khususnya di wilayah Sumenep, adalah tradisi pengantin wanita naik kuda menuju rumah mempelai pria. Tradisi ini tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga sarat makna dan nilai-nilai kultural yang tinggi.
Tradisi ini biasanya dilakukan pada hari pernikahan, di mana sang pengantin wanita mengenakan busana adat Madura yang penuh warna dan dihias dengan perhiasan tradisional. Ia kemudian diarak menggunakan seekor kuda yang telah dihias meriah, diiringi musik tradisional saronen dan barisan keluarga serta kerabat yang ikut berjalan kaki menuju lokasi resepsi pernikahan.
Menurut salah satu penonton acara tersebut, Norrahman (49), tradisi ini sudah berlangsung turun-temurun sebagai simbol kehormatan dan penghargaan kepada mempelai wanita. “Naik kuda melambangkan kemuliaan seorang pengantin wanita. Dulu, hanya putri bangsawan yang melakukannya. Kini, masyarakat biasa pun melestarikannya sebagai warisan budaya,” ujarnya.
Kuda yang digunakan pun bukan sembarang kuda. Biasanya dipilih kuda lokal yang jinak dan sudah terlatih dalam arak-arakan. Seluruh prosesi ini juga dijaga dengan ketat agar tetap aman dan tertib, terutama saat melewati jalan-jalan perkampungan yang ramai.
Tradisi ini semakin memperkaya khazanah budaya Madura yang terkenal dengan adat istiadatnya yang kuat dan penuh semangat gotong royong. Dengan terus dilestarikannya tradisi ini, masyarakat Madura berharap generasi muda dapat terus mengenal dan mencintai budaya lokal mereka di tengah arus modernisasi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....