Memelihara Bebek Di Usia 1 – 2 Minggu

  • 12 Des 2024 11:31 WIB
  •  Sumenep

KBRN, Sumenep : Memelihara bebek dalam penangkaran khusus juga banyak ditemukan di Indonesia. Pemeliharaan dalam penangkaran biasanya ditemukan di daerah pedesaan di sekitar waduk, danau, atau pinggiran sungai.

Pemeliharaan dalam penangkaran ini biasanya dilakukan untuk mempermudah pengawasan, mencegah bebek bertelur di sembarang tempat, menjaga asupan makanan bebek, dan mencegah agar bebek tidak terlalu banyak berkeliaran. Produk yang berasal dari bebek di Indonesia lebih dikenal dalam bentuk telur asin, sedangkan daging bebek sendiri tidak sepopuler daging ayam.

Dikutip dari situs resmi putraperkasa.co.id, pencegahan penyakit merupakan hal yang sangat penting untuk diperhatikan saat melakukan budidaya bebek. Jika ingin menghasilkan keuntungan dari budidaya yang dilakukan, maka cara memelihara anak bebek agar tidak mati di usia 1 – 2 minggu wajib diwaspadai dan diperhatikan. Cek selengkapnya dipenjelasan berikut ini :

1. Atur Suhu Kandang

Saat memelihara DOD (Day Old Duck) artinya anak itik usia sehari, pastikan Anda menggolongkan bibit atau DOD sesuai dengan usia atau jenis yang sama. Hal ini dilakukan untuk mencegah penyakit menular. Selain itu, pengelompokan ini juga bertujuan untuk mengatur suhu sesuai usia bebek. Suhu yang sesuai adalah salah satu cara memelihara anak bebek agar tidak mati.

2. Gunakan Penghangat

DOD dengan usia 1 sampai 3 minggu perlu penyesuaian kandang yang dilengkapi dengan penghangat buatan atau lampu pemanas. Lampu ini perlu terus menyala, baik pada saat siang hari maupun malam hari. Perlu diperhatikan pula penyebarannya, usahakan menyebar secara rata agar setiap anakan mendapatkan panas. Jangan sampai DOD berkumpul di satu titik. Oleh karena itu, pemasangan lampu juga perlu dilakukan secara rata.

3. Atur Sirkulasi Udara

Cara memelihara anak bebek agar tidak mati juga dilakukan dengan mengatur sirkulasi udara. Caranya ialah dengan membuat ventilasi udara yang memadai. Selain itu, sekeliling kandang juga perlu ditutup menggunakan palstik/terpal. Hal ini dilakukan untuk mengatur keseimbangan karbondioksida dan oksigen dalam kandang serta menghindari angin masuk secara berlebih. Hal ini dikarenakan anakan usia di bawah 3 minggu masih rentan terhadap penyakit saluran pernapasan.

4. Pastikan Kandang Kering

Selanjutnya, pastikan kandang dalam keadaan bersih dan tidak basah maupun lembab. Kandang yang kurang bersih dan basah biasanya akan membuat penyakit lebih cepat tumbuh. Lakukan pula penyemprotan desinfektan secara teratur untuk membunuh kuman dalam kandang.

5. Beri Vitamin Pertumbuhan

Selain masalah kandang, cara memelihara anak bebek agar tidak mati juga dilakukan dengan memperhatikan pola makan. Pastikan anak bebek diberi vitamin dan antibiotik untuk menunjang pertumbuhan, merangsang nafsu makan, dan membuat tubuhnya lebih kebal terhadap penyakit.

6. Atur Jadwal Pemberian Pakan

Cara memelihara anak bebek agar tidak mati selanjutnya dilakukan dengan mengatur jadwal pemberian pakan. Caranya adalah dengan memberi makan porsi sedikit namun frekuensi pemberian yang sering. Hal ini guna menghindari pertumbuhan jamur pada makanan atau pakan yang terbuang.

Bebek yang terkena penyakit atau mati tentu akan berdampak buruk pada peternakan Anda. Peternak pun harus tahu cara memelihara anak bebek agar tidak mati di usia dini. Pencegahan yang sudah dipersiapkan sejak awal akan memberikan hasil yang maksimal.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....