Rektor Unija Tekankan KKN Harus Hasilkan Dampak Nyata Bagi Masyarakat
- 05 Agt 2026 06:38 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Sebanyak 562 mahasiswa Universitas Wiraraja (UNIJA) resmi memulai pengabdian melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027. Pelepasan berlangsung di Graha Sumekar, Sumenep, Selasa (4/8/2026), dan secara resmi ditandai dengan pemukulan gong oleh Rektor Universitas Wiraraja. Para mahasiswa akan melaksanakan KKN selama 4 hingga 18 Agustus 2026 di 17 desa, dengan mengusung tema “Wiraraja Abhakte: Satukan Karya, Masyarakat Sejahtera.”
Dalam sambutannya, Rektor Universitas Wiraraja Dr. Sjaifurrachman, S.H., C.N., M.H. mengajak mahasiswa menjadikan KKN bukan hanya sebagai kewajiban akademik, tetapi sebagai kesempatan untuk belajar langsung dari masyarakat, mengabdi dan menghasilkan karya yang memberikan manfaat. Menurutnya, keberhasilan mahasiswa dalam pendidikan tinggi saat ini tidak hanya dilihat dari seberapa banyak materi yang dipelajari, tetapi juga dari kemampuan mengimplementasikan kompetensi untuk menghasilkan dampak nyata.
Karena itu, mahasiswa diminta mampu berpikir kritis, memecahkan persoalan, berkomunikasi, bekerja sama, beradaptasi dan membangun kepemimpinan yang berkarakter selama berada di tengah masyarakat. Rektor juga menekankan agar program kerja yang dibuat mahasiswa benar-benar berangkat dari kebutuhan masyarakat.
“Saya berharap seluruh program kerja yang disusun benar-benar berbasis kebutuhan masyarakat, bukan semata-mata berdasarkan keinginan kelompok,” ujarnya, Rabu 5 Agustus 2026.
Untuk itu, mahasiswa didorong melakukan observasi serta melibatkan pemerintah desa, tokoh masyarakat, pemuda, pelaku UMKM, kader kesehatan, kelompok tani dan berbagai unsur masyarakat lainnya. Rangkaian pelepasan juga diisi dengan penyerahan dana sehat atau asuransi kepada mahasiswa secara simbolis oleh Wakil Rektor II. Sementara penyematan almamater kepada perwakilan mahasiswa dilakukan oleh Wakil Rektor I dan Wakil Rektor III.
Rektor mengingatkan mahasiswa agar selama menjalankan KKN tetap menjaga etika, disiplin, sopan santun, budaya gotong royong serta menghormati adat istiadat dan nilai-nilai lokal yang berlaku di masing-masing desa. Kepada mahasiswa, Rektor berpesan agar menjaga kesehatan, keselamatan dan kekompakan serta senantiasa berkoordinasi dengan Dosen Pembimbing Lapangan dan pemerintah desa.
“Jadikan masa KKN ini sebagai kesempatan untuk belajar, mengabdi, berkarya, dan meninggalkan jejak pengabdian yang akan selalu dikenang oleh masyarakat,” pesan Rektor.
Dengan semangat “Wiraraja Abhakte: Satukan Karya, Masyarakat Sejahtera”, 562 mahasiswa UNIJA diharapkan mampu membawa energi positif ke tengah masyarakat dan memberikan kontribusi yang bermanfaat selama berada di desa. (Dy)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....