Jembatan Perintis Garuda Diresmikan, Pelajar Tak Lagi Basah Menyeberangi Sungai
- 03 Jul 2026 15:02 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Peresmian Jembatan Perintis Garuda di Desa Ambunten Tengah, Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep, membawa perubahan besar bagi warga. Perubahan itu khususnya dirasakan anak-anak sekolah yang selama ini harus menyeberangi sungai untuk menuju ruang belajar.
Zahratul Sadiyah dan Safira Nurwadan, siswi kelas V SDN Ambunten Tengah 2, menjadi di antara pelajar yang paling merasakan manfaat jembatan tersebut. Sebelum jembatan berdiri, keduanya harus melintasi sungai. Saat musim hujan dan debit air meningkat, pakaian serta sepatu mereka kerap basah.
"Sekarang lebih mudah dan senang. Dulu kalau berangkat sekolah harus lewat sungai, kalau hujan sering basah. Terima kasih kepada Bapak TNI yang sudah membangun jembatan ini untuk masyarakat," ujar Zahratul seusai peresmian jembatan, Jumat, 3 Juni 2026.
Hal senada disampaikan Safira. Menurutnya, perjalanan menuju sekolah kini jauh lebih aman dan nyaman dibandingkan sebelumnya.
"Saya sangat senang dan gembira. Terima kasih kepada Bapak Presiden dan Bapak-Bapak TNI yang sudah membangun jembatan untuk masyarakat di desa kami," kata Safira.
Sementara Kepala Desa Ambunten Tengah, Fatmiayatun, mengatakan keberadaan Jembatan Perintis Garuda memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat. Selain mempermudah akses pendidikan, jembatan itu juga mempercepat mobilitas petani, pedagang, dan warga yang hendak mengakses layanan kesehatan.
"Manfaatnya sangat besar dan tidak bisa diukur. Anak-anak sekarang tidak perlu lagi menyeberangi sungai untuk bersekolah. Petani juga lebih mudah mengangkut hasil panen, masyarakat lebih cepat menuju pasar maupun puskesmas," ujarnya.
Ia menjelaskan, sebelum jembatan dibangun, warga harus memutar sejauh dua hingga tiga kilometer untuk mencapai desa seberang. Tak sedikit pelajar yang memilih menyeberangi sungai agar tidak terlambat ke sekolah, meski harus menghadapi risiko saat debit air meningkat.
“Keberadaan jembatan kami harap mampu meningkatkan kualitas pendidikan, memperlancar aktivitas ekonomi, sekaligus memudahkan masyarakat memperoleh layanan kesehatan,” harap Fatmiayatun.
Jembatan Perintis Garuda sepanjang 40 meter itu diresmikan oleh Komandan Korem (Danrem) 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Kohir di Desa Ambunten Tengah, Jumat, 3 Juni 2026. Jembatan tersebut menghubungkan Desa Ambunten Tengah dan Desa Ambunten Timur sebagai bagian dari program pemerintah untuk membuka keterisolasian wilayah serta memperkuat konektivitas antarwilayah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....