Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Pertanian Teknologi Jepang

  • 29 Mei 2026 12:05 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep - Upaya penguatan ketahanan pangan terus mendapat perhatian dari jajaran Polres Sumenep Polda Jatim. Salah satunya melalui dukungan terhadap pengembangan pertanian modern berbasis smart farming yang diterapkan petani milenial di Desa Kasengan, Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep.

Bentuk dukungan tersebut terlihat saat Kabag SDM Polres Sumenep, Kompol Widiarti S, menghadiri kegiatan panen melon dengan metode Machida pada Jumat 29 Mei 2026. Teknologi pertanian asal Jepang itu dinilai mampu meningkatkan hasil panen sekaligus menjaga kualitas buah agar tetap seragam sesuai kebutuhan pasar modern.

Dalam kunjungannya, Kompol Widiarti meninjau langsung area green house serta melihat proses pengelolaan tanaman melon yang menggunakan sistem nutrisi dan perawatan berbasis teknologi presisi. Metode yang dikembangkan petani muda bernama Khalik tersebut disebut mampu menghasilkan puluhan buah dalam satu batang tanaman.

“Keberhasilan petani milenial di Desa Kasengan ini menjadi bukti bahwa pertanian modern memiliki potensi besar untuk mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat. Polres Sumenep tentu sangat mendukung inovasi seperti ini,” ujar Kompol Widiarti.

Ia menambahkan, pemanfaatan teknologi dalam sektor pertanian menjadi langkah strategis untuk menghadapi tantangan pertanian konvensional, terutama dalam meningkatkan efisiensi lahan dan menjaga kualitas hasil panen.

“Dengan penerapan smart farming, generasi muda bisa melihat bahwa dunia pertanian memiliki prospek yang menjanjikan apabila dikelola secara profesional dan mengikuti perkembangan teknologi,” ucapnya.

Sementara itu, para penyuluh pertanian yang hadir juga mengapresiasi semangat petani milenial yang terus berinovasi dalam mengembangkan pertanian modern di Kabupaten Sumenep. Sinergi antara kepolisian, penyuluh, dan petani diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....