Kementan Monitoring Tanaman Padi di Ganding

  • 26 Jan 2026 14:06 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep - Tim penyuluh pertanian BPPSDMP melakukan monitoring pertanaman padi di Desa Ketawang Karai, Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep, pada Senin 26 Januari 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama Koordinator Penyuluh BPP Ganding serta penyuluh pertanian wilayah Kecamatan Ganding sebagai bagian dari pengawalan produksi pangan.

Dalam monitoring tersebut, pertanaman padi yang dipantau diketahui telah berumur antara 40 hingga 50 hari setelah tanam. Pengawalan intensif dinilai penting untuk memastikan pertumbuhan tanaman berjalan optimal dalam rangka mendukung swasembada pangan berkelanjutan.

Dewo Ringgih dan tim saat monitoring pertanaman padi di Desa Ketawang Karai, Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep.

Katimker Penyuluh Pertanian BPPSDMP Kementan RI Wilayah Kerja Kabupaten Sumenep, Dewo Ringgih menyampaikan, pengawasan dan pendampingan harus terus dilakukan mengingat target pemerintah pada tahun 2026 tidak hanya swasembada, tetapi juga ekspor beras.

“Pengawalan pertanaman padi ini sangat penting karena target pemerintah tahun 2026 bukan lagi sekadar swasembada pangan, tetapi sudah diarahkan pada ekspor satu juta ton beras. Oleh karena itu, produksi harus benar-benar dijaga sejak awal tanam,” ujar Dewo Ringgih.

Ia juga menjelaskan bahwa Desa Ketawang Karai yang memiliki kontur lahan berbukit ternyata menyimpan potensi pertanian yang cukup besar. Selain lahan sawah yang masuk dalam luas baku sawah (LBS), terdapat pula lahan sawah produktif di luar LBS yang perlu mendapat perhatian serius.

“Lahan yang kami kunjungi ini merupakan sawah di luar luas baku sawah. Potensi seperti ini perlu dipetakan dan diinventarisir secara menyeluruh agar bisa dimanfaatkan secara maksimal dalam mendukung peningkatan produksi padi,” ujarnya menambahkan.

Menurutnya, peran penyuluh sangat strategis dalam melakukan pendampingan kepada petani, termasuk mendorong perluasan area tanam. Dengan optimalisasi lahan dan peningkatan indeks tanam, diharapkan produksi padi di Kabupaten Sumenep terus meningkat dan mampu mendukung pencapaian target nasional pada tahun 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....