Mudik Gratis Rute Jakarta Sumenep, Pemkab Siapkan Delapan Bus

  • 14 Mar 2026 14:07 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep - Pemerintah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, memastikan program mudik gratis bagi warga perantau yang berada di Jakarta dan sekitarnya telah siap dilaksanakan. Program tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk membantu masyarakat pulang ke kampung halaman menjelang Hari Raya Idulfitri.

Pelaksana Tugas (Plt.)

Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Perhubungan Kabupaten Sumenep, Achmad Dzulkarnain, mengatakan seluruh persiapan keberangkatan peserta mudik gratis telah rampung.

“Persiapan sudah selesai. Pemerintah daerah menyiapkan delapan unit bus untuk mengangkut warga Sumenep yang ingin pulang dari Jakarta,” ujarnya, Sabtu 14 Maret 2026.

Program mudik gratis tersebut dijadwalkan berangkat pada Minggu, 15 Maret 2026, dari area Parkir Timur Selatan Stadion Gelora Bung Karno di Jakarta Pusat. Para peserta akan diberangkatkan pada pukul 05.30 WIB menuju Kabupaten Sumenep.

Setibanya di Madura, rombongan pemudik akan diarahkan ke Pendopo Keraton Sumenep sebagai titik akhir perjalanan.

Dzulkarnain menjelaskan, program mudik gratis ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat Sumenep yang bekerja atau merantau di ibu kota dan wilayah sekitarnya.

Selain membantu mengurangi biaya perjalanan para perantau, program tersebut juga bertujuan memastikan perjalanan mudik berlangsung lebih aman dan tertib dengan menggunakan moda transportasi yang telah disiapkan pemerintah.

“Program ini memang ditujukan bagi warga asli Sumenep yang merantau di Jakarta dan sekitarnya agar bisa pulang kampung dengan aman, nyaman, dan lebih terorganisasi,” katanya.

Untuk mengikuti program ini, peserta diwajibkan menunjukkan identitas resmi yang membuktikan bahwa mereka merupakan warga Kabupaten Sumenep, seperti kartu tanda penduduk (KTP) atau dokumen identitas lainnya.

Pemerintah Kabupaten Sumenep sendiri secara rutin menggelar program mudik gratis setiap tahun sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat perantau sekaligus mempererat hubungan antara warga di perantauan dengan daerah asal.

“Harapannya program ini dapat membantu meringankan biaya perjalanan para perantau sekaligus memastikan perjalanan mudik berjalan dengan aman dan lancar,” ucap Dzulkarnain.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....