Cuaca Buruk, Aktivitas Transportasi Laut Terhenti sementara

  • 05 Mar 2026 23:44 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep – Aktivitas transportasi laut di wilayah perairan Kabupaten Sumenep untuk sementara dihentikan menyusul adanya potensi kenaikan tinggi gelombang dan kecepatan angin dalam beberapa hari ke depan.

Kebijakan tersebut diambil oleh Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kalianget berdasarkan prakiraan cuaca maritim dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Perak Surabaya Nomor e.B/ME.01.02/PDGT/108/MPrk.II/III/2026. tentang cuaca buruk di wilayah perairan pulau Madura.

Kepala KSOP Kalianget Sumenep, Aswar Anas, mengatakan penghentian sementara aktivitas pelayaran merupakan tindak lanjut dari surat edaran BMKG terkait potensi gelombang tinggi di perairan Jawa Timur.

“Pemberhentian sementara aktivitas transportasi jalur laut ini sebagai tindak lanjut dari surat edaran yang dikeluarkan BMKG Maritim Perak Surabaya. Dari tanggal 4 hingga 7 Maret 2026 yang diperkirakan terjadi potensi kenaikan tinggi gelombang,” ujarnya, Kamis 5 Maret 2026.

Berdasarkan informasi tersebut, tinggi gelombang di wilayah perairan Kepulauan Madura diperkirakan mencapai 1,25 hingga 2,5 meter, sehingga dinilai berisiko bagi keselamatan pelayaran.

Akibat kondisi tersebut, sejumlah kapal tidak dapat beroperasi. Salah satunya adalah Kapal Wicitra Dharma yang melayani rute menuju Kepulauan Kangean. Dengan demikian, aktivitas pelayaran menuju wilayah kepulauan untuk sementara waktu tidak dapat dilakukan hingga kondisi cuaca dinyatakan aman.

Aswar Anas menegaskan bahwa keselamatan penumpang dan awak kapal menjadi prioritas utama. Oleh karena itu, pihaknya terus melakukan pemeriksaan kelayakan kapal (ram check) secara berkala untuk memastikan armada yang beroperasi memenuhi standar keselamatan.

Ia menyebutkan, pemeriksaan tersebut telah dilakukan sejak dua bulan terakhir, termasuk pada kapal yang melayani rute kepulauan seperti Wicitra Dharma maupun Dharma Kartika.

“Misalnya kapal Wicitra Dharma yang memiliki kapasitas 188 penumpang dan Dharma Kartika dengan kapasitas 212 penumpang. Semua telah dilakukan ram check serta diajukan penambahan dispensasi penumpang sesuai ketentuan yang berlaku,” katanya.

Pihak KSOP Kalianget juga mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan diri untuk berlayar saat kondisi cuaca buruk. Hal itu penting guna menghindari risiko kecelakaan di laut.

“Jika cuaca tidak memungkinkan, sebaiknya masyarakat menunda perjalanan. Jangan sampai dipaksakan karena bisa menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....