12 Peserta Daftar Seleksi Sekda PBD, Berasal dari Maybrat, Fakfak hingga Unipa
- 22 Sep 2026 10:56 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong - Sebanyak 12 peserta telah mendaftar dalam seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Madya Sekretaris Daerah Provinsi Papua Barat Daya. Peserta tidak hanya berasal dari Papua Barat Daya, tetapi juga dari luar provinsi.
Kepala BKPSDM Papua Barat Daya, Efraim Kambu, mengatakan pendaftaran seleksi Sekda Papua Barat Daya telah ditutup pada Senin malam, 21 September 2026, pukul 23.59 WIT.
“Untuk kami, untuk tim sekretariat, tadi malam sudah dilakukan penutupan sesuai dengan tahapannya. Pukul 12 malam tadi sudah tutup,” kata Efraim saat dikonfirmasi, Selasa 22 September 2026.
Dari 12 peserta yang telah terdaftar, Efraim menyebut satu peserta berasal dari Pemerintah Provinsi Papua Barat, satu dari Pemerintah Kabupaten Maybrat, satu dari Pemerintah Kabupaten Fakfak, dan ada satu peserta berasal dari Universitas Papua (Unipa) yang berprofesi sebagai dosen.
Sementara peserta lainnya berasal dari pejabat eselon II Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya.
Setelah pendaftaran ditutup, tahapan selanjutnya menjadi kewenangan tim seleksi untuk melakukan verifikasi dan seleksi administrasi.
Rapat tim seleksi dijadwalkan berlangsung Rabu 23 September 2026. Hasil seleksi administrasi dijadwalkan diumumkan Kamis 24 September 2026.
Efraim menjelaskan, peserta yang lolos administrasi selanjutnya akan mengikuti sejumlah tahapan, di antaranya asesmen, penulisan makalah, dan wawancara sesuai jadwal yang telah ditetapkan dalam pengumuman seleksi.
Terkait persyaratan pendidikan dan pelatihan kepemimpinan, Efraim menyebut peserta minimal memiliki PIM Tingkat II atau PKN Tingkat II. Sementara peserta yang telah mengikuti PIM Tingkat I akan mendapat penilaian tersendiri atau menjadi nilai tambah dalam proses seleksi.
“Mungkin kalau tidak salah ada satu peserta yang sudah punya PIM I. Tapi yang lainnya kami belum lihat berkasnya. Mereka punya berkas, kami belum verifikasi, jadi nanti kita pastikan berapa orang yang sudah ikut PIM I,” katanya.
Efraim berharap seluruh tahapan seleksi berjalan sesuai jadwal sehingga Papua Barat Daya dapat memiliki Sekretaris Daerah definitif sebelum Desember 2026.
“Harapan Gubernur bahwa sebelum Desember itu sudah kita di Papua Barat Daya ini sudah punya Sekretaris Daerah definitif,” pungkas Efraim.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....