Bappenas Perkuat Percepatan SDGs di Wilayah Timur, Papua dan Maluku Jadi Fokus

  • 12 Sep 2026 17:55 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Kementerian PPN/Bappenas) memperkuat koordinasi dan kolaborasi daerah untuk mempercepat pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (TPB/SDGs) menuju 2030.

Upaya tersebut dilakukan melalui SDGs Regional Meeting Wilayah Timur yang digelar di Aston Hotel, Kota Sorong, Jumat 11 September 2026.

Pertemuan dihadiri perwakilan Bappeda dan BPS dari wilayah Tanah Papua, Maluku, dan Maluku Utara, serta melibatkan perguruan tinggi, mitra perusahaan, dan media.

Forum tersebut menjadi ruang koordinasi, pertukaran praktik baik, sekaligus penguatan kapasitas pemerintah daerah dalam mengintegrasikan TPB/SDGs ke dalam perencanaan pembangunan.

Pembahasan juga mencakup penyusunan Rencana Aksi Daerah (RAD) TPB/SDGs serta pemantauan dan evaluasi capaian pembangunan berkelanjutan di daerah.

Hadir sebagai keynote speaker Deputi Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Kementerian PPN/Bappenas, Pungkas Bahjuri Ali. Turut hadir Kepala Bapperida Papua Barat Daya yang diwakili Kepala Bidang Ekososbud Flora Kareth, Kepala BP3OKP Otto Ihalauw, serta Kepala BPS Papua Barat Daya Merry MP.

Pungkas Bahjuri Ali mengatakan, pertemuan regional tersebut bertujuan mengonsolidasikan sekaligus mengevaluasi capaian SDGs di wilayah Maluku dan Papua.

Selain itu, pertemuan juga membahas perkembangan penyusunan rencana aksi daerah dan ketersediaan data sebagai dasar dalam merumuskan kebijakan pembangunan.

“Kita ingin melihat kembali capaian SDGs, menyosialisasikan program-program yang perlu dilaksanakan, melihat perkembangan penyusunan rencana aksi daerah, sekaligus melihat data-data yang tersedia,” ujar Pungkas.

Menurut Pungkas, pencapaian target SDGs tidak dapat dilakukan oleh pemerintah sendiri. Dibutuhkan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, perguruan tinggi, organisasi masyarakat, hingga mitra pembangunan.

Ia menegaskan, target SDGs yang telah diadopsi dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) perlu diterjemahkan ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan rencana aksi di tingkat daerah.

Penyelarasan tersebut dinilai penting agar target pembangunan berkelanjutan dapat berjalan searah dengan kebutuhan daerah, sekaligus mendukung percepatan pembangunan di Papua.

“Intinya kita ingin melihat capaiannya, lalu apa yang bisa dilaksanakan untuk mempercepat target-target tersebut. Kita juga mempersiapkan data yang dibutuhkan dan bagaimana ke depan menyikapi data yang ada,” jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut, Bappenas turut melibatkan BPS Provinsi Papua Barat Daya dan BP3OKP untuk memperkuat ketersediaan data serta mendukung evaluasi pembangunan berkelanjutan di daerah.

Pungkas berharap hasil pertemuan dapat ditindaklanjuti melalui langkah konkret di masing-masing daerah, sehingga pelaksanaan program pembangunan tidak hanya terukur, tetapi juga mampu mempercepat pencapaian target SDGs hingga 2030.

SDGs Regional Meeting merupakan agenda tahunan Kementerian PPN/Bappenas yang dilaksanakan di tiga wilayah Indonesia, yakni regional barat, tengah, dan timur.

Untuk wilayah timur, pertemuan difokuskan pada penguatan koordinasi pembangunan berkelanjutan di kawasan Maluku dan Papua.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....