Papua Bhakti Persada Gelar Pelatihan Kewirausahaan Konstruksi bagi Pemuda OAP
- 10 Sep 2026 07:01 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong - Yayasan Papua Bhakti Persada mengelar Pelatihan Kewirausahaan Bidang Konstruksi bagi pengusaha dan pemuda Orang Asli Papua (OAP), Rabu 9 September 2026.
Mengusung tema “Roadmap Pemuda OAP dalam Merintis Usaha Jasa Konstruksi yang Legal, Kompeten & Berdaya Saing.” kegiatan dibuka Asisten II Setda Papua Barat Daya, Viktor F. Salossa,
Dalam sambutannya, Viktor mengatakan pelatihan ini merupakan langkah strategis untuk mempersiapkan generasi muda OAP agar tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi mampu menjadi pencipta lapangan kerja, pelaku usaha, dan mitra pembangunan daerah.
Ia menekankan pentingnya legalitas, kompetensi, integritas, serta daya saing bagi pengusaha OAP yang ingin berkembang di sektor jasa konstruksi.
“Legalitas adalah fondasi, kompetensi adalah modal, integritas adalah karakter, dan daya saing adalah kunci keberlanjutan usaha,” ujar Viktor.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur di Papua Barat Daya harus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat melalui terciptanya lapangan kerja dan tumbuhnya pengusaha lokal. Karena itu, ia mendorong pemuda OAP untuk berani memulai usaha dari skala kecil dengan tetap memiliki visi untuk berkembang lebih besar.
Viktor juga menegaskan bahwa afirmasi bagi OAP harus diikuti dengan profesionalisme dan kemampuan melaksanakan pekerjaan secara tepat waktu, berkualitas, transparan, serta bertanggung jawab.
Sementara itu, Ketua Yayasan Papua Bhakti Persada, Kalep Yosua Kambu, menjelaskan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen yayasan dalam meningkatkan kapasitas dan kualitas sumber daya manusia Papua melalui pelatihan dan pengembangan kewirausahaan.
Ia menjelaskan, pelatihan secara khusus diarahkan untuk membekali pengusaha dan pemuda OAP agar mampu bersaing dalam dunia konstruksi.
“Tujuannya bagaimana kita menyiapkan sumber daya manusia di dunia konstruksi supaya orang Papua dapat bersaing dalam konstruksi,” kata Kalep.
Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan materi dari sejumlah instansi dan organisasi terkait. Dinas PTSP memberikan materi mengenai legalitas dan penyusunan profil perusahaan, sementara Biro Pengadaan Barang dan Jasa memberikan pemahaman mengenai proses tender dan pengadaan. Materi lainnya terkait manajemen konstruksi disampaikan oleh Perkindo.
Kalep berharap pembekalan tersebut dapat meningkatkan kemampuan pengusaha OAP, tidak hanya dari sisi administrasi, tetapi juga dalam mengikuti proses pengadaan dan mengelola pekerjaan konstruksi secara profesional.
Melalui kegiatan ini, Yayasan Papua Bhakti Persada berharap semakin banyak pengusaha dan pemuda OAP yang mampu membangun usaha konstruksi secara legal, kompeten, profesional, dan berdaya saing, sekaligus mengambil bagian dalam pembangunan di Papua Barat Daya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....