Pelatihan Jurnalis Merah Putih, Ketua Poksus DPRP PBD: Pena Harus Jadi Tifa Persatua
- 01 Okt 2026 10:10 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong - Ketua Kelompok Khusus (Poksus) Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP) Papua Barat Daya, Franky Umpain, meminta jurnalis menggunakan tulisan untuk membangun persatuan di Tanah Papua.
Pesan tersebut disampaikan Franky saat membuka Pelatihan Jurnalis PENA Merah Putih Angkatan I di Aula Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sorong, Rabu, 30 September 2026.
Franky mengibaratkan pena sebagai tifa dan tulisan sebagai ukiran. Menurutnya, karya jurnalistik harus memiliki irama yang dapat menyatukan masyarakat, bukan sekadar menciptakan kegaduhan.
“Tifa kalau dipukul sembarang bunyinya berisik. Tapi kalau dipukul dengan irama, satu kampung goyang dan bersatu. Begitu juga PENA kalian. Jangan bikin berisik. Bikin irama persatuan,” ujarnya.
Ia mengatakan, jurnalis memiliki kekuatan dalam membentuk pemahaman masyarakat melalui informasi yang disampaikan.
Karena itu, Franky meminta peserta Pelatihan Jurnalis PENA Merah Putih memahami tanggung jawab di balik setiap tulisan yang dibuat.
Pelatihan tersebut menjadi wadah pembekalan jurnalistik bagi puluhan pemuda-pemudi Orang Asli Papua (OAP).
Kegiatan diselenggarakan DPC BMP RI Kota Sorong berkolaborasi dengan PWI Papua Barat Daya dan berlangsung selama dua hari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....