Korem 181/PVT Melaksanakan Kegiatan Penanaman Kedisiplinan dan Bela Negara

  • 09 Sep 2026 15:42 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID,Sorong - Korem 181/Praja Vira Tama (PVT), menggelar kegiatan penyelenggaraan Penanaman Kedisiplinan dan Kesadaran Bela Negara di Lingkungan BUMN, BUMD dan Lembaga Tahun 2026, dengan Thema’ Melalui Penanaman Kedisiplinan dan Kesadaran Bela Negara, Kita Wujudkan SDM Yang Berintegritas, Profesional dan Berdedikasi Kerja Tinggi Untuk Indonesia Maju’, dibuka langsung oleh Kasrem 181/PVT, Kolonel Inf Hendriek Paulus Mote, bertempat di Pendopo Pojok Pravita Lapangan Tembak Makorem 181/PVT Sorong Papua Barat Daya, 9 September 2026.

Kasrem 181/PVT, Kolonel Inf Hendriek Paulus Mote. (RRI/NIR).

Dalam sambutan Danrem 181/PVT, Brigadir Jenderal TNI Slamet Riadi, S.I.P., yang disampaikan oleh Kolonel Inf Hendriek Paulus Mote selaku Kasrem 181/PVT bahwa kegiatan ini memiliki arti penting dan strategis, karena kedisiplinan dan kesadaran bela negara merupakan nilai yang harus tumbuh dalam diri setiap warga negara, termasuk dalam lingkungan TNI, BUMN, BUMD, maupun berbagai lembaga.

Akhirnya, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini.

“Kita memiliki tugas, fungsi, dan tanggung jawab yang berbeda. Namun, pada hakikatnya kita memiliki tujuan yang sama, yaitu memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara serta memberikan manfaat bagi masyarakat,”ucapnya.

Peserta Kegiatan di Pendopo Pojok Pravita Lapangan Tembak Makorem 181/PVT. (RRI/NIR).

Menurutnya, kedisiplinan merupakan salah satu fondasi utama dalam melaksanakan tugas. Disiplin bukan hanya tentang menaati aturan, tetapi merupakan kesadaran untuk melaksanakan tugas secara tepat waktu, tepat sasaran, konsisten, dan penuh tanggung jawab.

“Bagi prajurit TNI, kedisiplinan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari jati diri prajurit. Sementara bagi pegawai BUMN, BUMD, dan lembaga, kedisiplinan merupakan salah satu unsur penting dalam membangun profesionalisme, meningkatkan kualitas pelayanan, dan menjaga kepercayaan masyarakat,”katanya.

Selain kedisiplinan lanjut Hendriek, integritas dan loyalitas harus dimiliki setiap insan dalam melaksanakan tugas, yang memegang prinsip yang benar, jujur dalam perkataan dan perbuatan, serta mampu menjaga amanah yang diberikan, loyalitas juga harus ditempatkan secara tepat, yaitu loyal terhadap tugas, organisasi, aturan, dan kepentingan bangsa dan negara.

Kegiatan Outbound Oelh Peserta Kegaiatan di Wilayah Makorem 181/PVT. (RRI/NIR).

“Selanjutnya, kesadaran bela negara harus menjadi bagian dari sikap dan perilaku kita sehari-hari. Bela negara tidak selalu identik dengan mengangkat senjata. Bagi prajurit TNI, bela negara diwujudkan melalui pelaksanaan tugas pertahanan negara. Sementara bagi masyarakat sipil, termasuk insan BUMN, BUMD, dan lembaga, bela negara dapat diwujudkan melalui bekerja dengan jujur, disiplin, profesional, menjaga amanah, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, menjaga persatuan, serta berkontribusi sesuai bidang dan profesinya.

Hendriek juga menyampaikan jika setiap pekerjaan yang dilaksanakan dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab dapat menjadi bentuk pengabdian kepada bangsa dan negara. Di tengah perkembangan lingkungan strategis yang semakin dinamis, kita menghadapi berbagai tantangan yang dapat memengaruhi kehidupan bernegara. bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Peserta Menjutu Tempat Outboun di wilayah Makorem 181/PVT. (RRI/NIR).

“Untuk itu, kita membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya memiliki kemampuan dan kompetensi, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, disiplin, berintegritas, profesional, dan memiliki wawasan kebangsaan,”imbuhnya.

Untuk itu diharapkan, kegiatan ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, namun dapat di jadikan sebagai momentum untuk meningkatkan kesadaran dan melakukan perubahan nyata, baik dalam sikap maupun dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

“Mari kita jadikan Disiplin sebagai budaya, Integritas sebagai prinsip, Profesionalisme sebagai standar, Loyalitas sebagai komitmen dan Bela negara sebagai semangat pengabdian,”imbuhnya.

Peserta Menjutu Tempat Outbound di wilayah Makorem 181/PVT. (RRI/NIR).

Diakhir sambutannya ia juga menginginkan kegiatan ini dapat semakin memperkuat sinergi dan komunikasi antara TNI dengan BUMN, BUMD, dan lembaga, karena keberhasilan pembangunan tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kebersamaan, koordinasi, dan kontribusi seluruh komponen bangsa.

“Kepada seluruh peserta, saya berpesan agar mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, aktif, dan terbuka. Ambil setiap pengetahuan dan pengalaman yang disampaikan untuk kemudian diterapkan di lingkungan tugas masing-masing,”pungkasnya.

Panitia Persiapkan Alat Untuk Peserta di wilayah Makorem 181/PVT. (RRI/NIR).

Dengan adanya kegiatan ini, kiranya dapat memperkuat kedisiplinan, integritas, profesionalisme, semangat kebangsaan, serta kesadaran bela negara untuk semua, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, daerah, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Acara dilanjutkan dengan outbound, peserta mengikuti penuh antusiasmeyang dilaksanakan di kawasan Makorem 181/PVT, dimana para peserta mengikuti seluruh aturan yang diberikan panitia, termasuk simulalsi ketika hendak mendaki gunung menggunakan tali. Pada sesei penutup Pasi Komsos Siterrem 181/PVT, Mayor Inf Rudi Hartono, membuka sesi tanya jawab untuk memberikan penjelasan secara mendalam terkait esensi kegiatan tersebut.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....