Komandan Kodaeral XIV Sorong Hadiri Pelepasan Satgas Terpadu Port Visit 2026
- 22 Sep 2026 07:50 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong – Komandan Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) XIV Sorong, Laksamana Muda TNI Djatmoko, S.T., M.M., menghadiri pelepasan Satgas Terpadu Port Visit 2026 yang akan melaksanakan misi ke sejumlah negara di kawasan Pasifik Selatan.
Pelepasan satgas berlangsung di Dermaga Kodaeral XIV Sorong, Papua Barat Daya, Senin 21 September 2026. Satgas tersebut diberangkatkan menggunakan KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991 dalam rangka menjalankan misi pertahanan dan perdamaian sekaligus memperkuat kerja sama Indonesia dengan negara-negara di kawasan Pasifik Selatan.
Upacara pelepasan dipimpin Panglima Komando Armada III, Laksamana Muda TNI Dato Rusman SN., S.E., M.Si., M.Tr.Opsla. Kegiatan tersebut turut dihadiri Danrem 181/PVT, Kapolda Papua Barat Daya, Kabinda Papua Barat Daya, para pejabat utama Koarmada III dan Kodaeral XIV Sorong, serta sejumlah tamu undangan.
Satgas Port Visit 2026 dipimpin Komandan Satgas Kolonel Laut (P) Benedictus Hery Murwanto, S.H., yang sehari-hari menjabat sebagai Komandan KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991. Kapal tersebut merupakan salah satu unsur Satuan Kapal Bantu Koarmada III.
Dalam pelaksanaan tugasnya, KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991 akan mengunjungi sejumlah negara di kawasan Pasifik Selatan, yakni Vanuatu, Fiji, Kepulauan Solomon, dan Papua Nugini.
Misi Port Visit 2026 diarahkan untuk membangun Confidence Building Measure (CBM) sekaligus memperkuat kehadiran Indonesia di kawasan Pasifik Selatan. Misi tersebut tidak hanya berfokus pada aspek pertahanan dan keamanan, tetapi juga mencakup penguatan kerja sama di bidang kemaritiman, sosial, budaya, kesehatan, ekonomi, dan pendidikan.
Selama berada di negara-negara tujuan, Satgas Terpadu Port Visit 2026 akan melaksanakan berbagai kegiatan, di antaranya kunjungan kehormatan (courtesy call) kepada Duta Besar RI atau Atase Pertahanan RI, perdana menteri, kementerian luar negeri, serta kementerian pertahanan atau panglima angkatan bersenjata negara setempat.
Di bidang sosial dan kesehatan, satgas juga akan menggelar bakti sosial dan bakti kesehatan berupa pelayanan medis umum serta pemeriksaan dan pelayanan kesehatan gigi nonrisiko tinggi. Selain itu, akan dilakukan penyerahan bantuan bahan natura, penanaman bibit kelapa, hingga renovasi fasilitas ibadah.
Interaksi dengan masyarakat setempat juga menjadi bagian dari misi tersebut melalui kegiatan open ship, resepsi diplomatik (diplomatic reception), pertukaran budaya, serta kegiatan olahraga bersama.
Pelayaran Satgas Terpadu Port Visit 2026 melibatkan personel lintas institusi, terdiri atas TNI Angkatan Laut, TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Udara, Polri, serta personel dari Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Kementerian Pertahanan, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Selain unsur pemerintah dan TNI-Polri, satgas juga melibatkan pendeta relawan, dosen relawan, jurnalis atau wartawan, serta mahasiswa dari Papua, Universitas Pertahanan (Unhan), Universitas 17 Agustus 1945 (Untag), dan Universitas Pembangunan Nasional (UPN).
Melalui pelaksanaan Port Visit 2026, Indonesia menunjukkan komitmennya untuk memperkuat hubungan dan kerja sama dengan negara-negara Pasifik Selatan melalui pendekatan pertahanan, diplomasi, kemanusiaan, sosial, budaya, pendidikan, dan kesehatan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....