Brigjen Hengki Haryadi, Kapolda Papua Barat Daya dengan Rekam Jejak Reserse
- 03 Sep 2026 11:05 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong — Brigjen Pol. Dr. Hengki Haryadi, S.I.K., M.H., mendapat amanah baru sebagai Kapolda Papua Barat Daya. Perwira tinggi Polri yang dikenal memiliki pengalaman panjang di bidang reserse tersebut ditunjuk menggantikan Brigjen Pol. Audie S. Latuheru.
Penunjukan Hengki tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1877/VIII/KEP./2026 tertanggal 30 Agustus 2026. Sebelumnya, Hengki menjabat sebagai Wakapolda Riau.
Audie Latuheru selanjutnya mendapat penugasan sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri. Pergantian tersebut merupakan bagian dari rotasi dan pembinaan karier di lingkungan Polri.
Berawal dari wilayah konflik
Hengki bukan nama baru dalam dunia penegakan hukum. Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1996 itu mengawali perjalanan kariernya di wilayah yang memiliki dinamika keamanan tinggi.
Ia pernah bertugas di Polres Dili sebagai Pamapta II pada 1997, kemudian dipercaya sebagai Kasat Lantas Polres Manatuto dan Kasat Lantas Polres Dili pada 1998–1999.
Pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan panjang Hengki sebelum kemudian lebih banyak berkecimpung dalam fungsi reserse.
Kariernya berlanjut di wilayah hukum Polda Lampung. Ia pernah menduduki posisi Kasat Reskrim Polres Tulang Bawang, Kapolsek Telukbetung Selatan, hingga Kasat Reskrim Poltabes Bandar Lampung.
Pengalaman sebagai penyidik kemudian membawanya ke sejumlah posisi strategis di wilayah hukum Polda Metro Jaya.
Dikenal dari penanganan kasus kriminal besar
Nama Hengki semakin dikenal ketika menangani berbagai kasus kejahatan di Jakarta. Salah satu yang mencuat adalah penanganan kelompok preman yang dipimpin Rosario de Marshall alias Hercules.
Saat bertugas di wilayah Jakarta Barat, Hengki terlibat dalam penanganan kasus yang berkaitan dengan kelompok tersebut. Rekam jejaknya di bidang pemberantasan kejahatan terorganisasi kemudian menjadi salah satu bagian yang menonjol dalam perjalanan kariernya.
Hengki juga pernah dipercaya memimpin Polres Metro Jakarta Barat pada 2017 dan kemudian Polres Metro Jakarta Pusat pada 2020–2021.
Setelah itu, ia mendapat penugasan sebagai Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya pada 2022 sebelum melanjutkan tugas sebagai Penyidik Utama Tingkat II Bareskrim Polri.
Rangkaian jabatan tersebut memperlihatkan pengalaman Hengki yang cukup panjang dalam penanganan perkara pidana, penyidikan, hingga kepemimpinan kewilayahan.
Dari Wakapolda Riau ke Papua Barat Daya
Sebelum dipercaya memimpin Polda Papua Barat Daya, Hengki menjabat Wakapolda Riau. Jabatan tersebut diembannya sejak akhir 2025 hingga mendapatkan promosi sebagai Kapolda.
Kini, pengalaman di bidang reserse dan kepemimpinan kewilayahan tersebut akan dibawa ke Papua Barat Daya.
Sebagai provinsi baru, Papua Barat Daya memiliki karakteristik wilayah dan tantangan keamanan yang beragam. Wilayah hukumnya mencakup kawasan perkotaan, kepulauan, perbatasan, hingga daerah dengan kondisi geografis yang membutuhkan pendekatan kepolisian yang adaptif.
Karena itu, pengalaman Hengki di bidang penegakan hukum sekaligus kepemimpinan organisasi menjadi bekal dalam menjalankan tugas barunya.
Jejak karier panjang
Sejumlah jabatan penting yang pernah diemban Hengki antara lain Pamapta II Polres Dili, Kasat Lantas Polres Manatuto dan Dili, Kasat Reskrim Polres Tulang Bawang dan Poltabes Bandar Lampung, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat dan Jakarta Barat, Kapolres KP3 Tanjung Priok, Wadirreskrimsus Polda Metro Jaya, Kapolres Metro Jakarta Barat, Kapolres Metro Jakarta Pusat, Dirreskrimum Polda Metro Jaya, hingga Penyidik Utama Tingkat II Bareskrim Polri.
Pada Desember 2025, ia dipercaya sebagai Wakapolda Riau sebelum kini dipromosikan menjadi Kapolda Papua Barat Daya.
Penempatan Hengki sebagai Kapolda Papua Barat Daya menandai babak baru dalam perjalanan kariernya. Pengalaman panjang di bidang reserse dan sejumlah jabatan kewilayahan diharapkan dapat menjadi modal untuk memperkuat penegakan hukum, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta meningkatkan pelayanan kepolisian di Papua Barat Daya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....