Ahmad Nausrau Ajak Umat Islam Teladani Akhlak Rasulullah dalam Membangun PBD

  • 25 Agt 2026 16:13 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong - Wakil Gubernur Papua Barat Daya, H. Ahmad Nausrau, mengajak umat Islam menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai momentum untuk merefleksikan keimanan, ketakwaan, serta meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Pesan tersebut disampaikan Ahmad Nausrau saat menghadiri perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal 1448 Hijriah yang bertepatan dengan Selasa, 25 Agustus 2026, di Masjid Najamul Huda, Klademak I, Kota Sorong.

Peringatan Maulid Nabi mengangkat tema “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW untuk Membangun Manusia Berakhlak Mulia”. Kegiatan tersebut dihadiri Ketua DKM Masjid Najamul Huda sekaligus Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Tenggara (KKST) Provinsi Papua Barat Daya, H. Nasir La Apa, Ketua KKST Kota Sorong Hamiadin, , Kolonel Laut (KH) Mochtar Mandji La Pola, sesepuh dan pengurus KKST, pengurus DKM Masjid Najamul Huda, majelis taklim, tokoh agama serta tokoh masyarakat.

Ahmad Nausrau mengatakan, Maulid Nabi tidak hanya menjadi peringatan keagamaan, tetapi juga kesempatan bagi umat Islam untuk membuka kembali sejarah kehidupan Rasulullah SAW dan mengambil teladan dari sikap serta perilakunya.

“Momentum Maulid Nabi Muhammad SAW ini adalah momentum untuk kita merefleksikan keimanan, ketakwaan kita, sekaligus momen untuk kita mencoba untuk membuka kembali lembaran-lembaran sejarah perjalanan Rasulullah,” ujar Ahmad Nausrau.

Menurutnya, Rasulullah SAW merupakan uswatun hasanah atau suri teladan bagi seluruh umat. Karena itu, nilai-nilai yang diajarkan Rasulullah perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam membangun hubungan sosial di tengah masyarakat Papua Barat Daya.

Ia mengajak seluruh umat Islam di Papua Barat Daya untuk mencontoh sikap, perilaku dan perbuatan Rasulullah SAW serta menjalankan sunnahnya.

“Khususnya kepada seluruh umat Islam yang ada di Provinsi Papua Barat Daya, mari kita jadikan momentum Maulid Nabi ini sebagai momentum refleksi untuk kita meneladani sikap, perilaku, perbuatan Rasulullah,” katanya.

Ahmad Nausrau juga mengingatkan pentingnya menghadirkan Islam sebagai rahmatan lil ’alamin. Menurutnya, ajaran Rasulullah SAW harus mampu diwujudkan dalam kehidupan masyarakat melalui sikap yang membawa kedamaian, kesejukan dan kebaikan bagi sesama.

“Mari kita kemudian mengajak umat untuk menjadi Islam yang rahmatan lil ’alamin, membawa kedamaian, membawa kesejukan sebagaimana yang diajarkan oleh Rasulullah SAW,” ujarnya.

Ia menilai nilai-nilai keteladanan Rasulullah juga relevan dalam konteks pembangunan daerah. Menurutnya, pembangunan Papua Barat Daya membutuhkan keterlibatan dan kolaborasi seluruh komponen masyarakat, termasuk organisasi kerukunan masyarakat.

Ahmad Nausrau pun mengajak keluarga besar KKST di Papua Barat Daya untuk bersama-sama mendukung program pembangunan pemerintah daerah.

“Mari kita berkolaborasi membangun Papua Barat Daya,” katanya.

Sementara itu, Ketua DKM Masjid Najamul Huda sekaligus Ketua KKST Provinsi Papua Barat Daya, H. Nasir La Apa, mengatakan organisasi KKST berkomitmen untuk terus membangun sinergi dengan pemerintah daerah.

Menurut Nasir, setiap kegiatan yang dilaksanakan KKST akan terus dikomunikasikan dengan pemerintah sebagai bagian dari upaya mendukung pembangunan di Papua Barat Daya.

“KKST ini adalah satu organisasi yang memang harus disinergikan dengan pemerintah. Jadi ini adalah bagian daripada kerja sama kita dengan pemerintah,” kata Nasir.

Ia menilai kegiatan keagamaan seperti peringatan Maulid Nabi memiliki peran penting dalam mempererat persatuan masyarakat, khususnya warga Sulawesi Tenggara yang berdomisili di Papua Barat Daya.

Nasir mengatakan kegiatan tersebut menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan sehingga tidak terjadi sekat di tengah masyarakat.

“Ini sangat penting untuk mempersatukan masyarakat, khususnya masyarakat Sulawesi Tenggara yang berdomisili di Provinsi Papua Barat Daya,” ujarnya.

Menurutnya, persatuan masyarakat menjadi salah satu modal penting untuk mendukung keberhasilan pembangunan daerah. Ketika masyarakat dapat hidup rukun, menjaga keamanan dan menghayati ajaran agama dengan baik, berbagai program pemerintah akan lebih mudah dilaksanakan.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga hubungan kekerabatan dan silaturahmi antarmasyarakat.

“Hubungan kekerabatan, hubungan silaturahmi antara sesama masyarakat bisa berjalan dengan baik. Dan ini sangat penting kita lakukan kegiatan seperti ini untuk mempersatukan seluruh masyarakat, elemen masyarakat, khususnya masyarakat Sulawesi Tenggara,” katanya.

Nasir berharap semangat Maulid Nabi Muhammad SAW tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dapat diwujudkan melalui perilaku masyarakat yang saling menghormati, menjaga persaudaraan dan bersama-sama mendukung pembangunan Papua Barat Daya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....