Ketua DPRP Ortis Sagrim Minta Pemerintah Turun ke Maybrat Pulihkan Rasa Aman Warga
- 14 Agt 2026 21:57 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Papua Barat Daya (DPRP PBD), Ortis Fernando Sagrim, meminta pemerintah turun langsung ke Kabupaten Maybrat untuk memulihkan rasa aman masyarakat setelah insiden penembakan yang menyebabkan tiga warga sipil menjadi korban. Permintaan tersebut disampaikan Ortis saat mendampingi Wakil Gubernur Papua Barat Daya, Ahmad Nausrau, mengunjungi tiga korban yang menjalani perawatan di RSUD Sele Be Solu, Kota Sorong, Jumat, 14 Agustus 2026, malam.
Ortis yang merupakan putra Maybrat mengaku prihatin dengan situasi yang terjadi. Ia mengatakan baru kembali dari Maybrat dan sempat berencana mendatangi langsung lokasi kejadian, namun kondisi di lapangan membuat rencana tersebut belum dapat dilakukan. “Saya ini intelektual Maybrat. Saya juga merasakan situasi yang saat ini sedang terjadi dan ini situasi yang membuat prihatin kita semua,” kata Ortis.
Menurutnya, pemerintah perlu memastikan masyarakat di Maybrat tidak terus berada dalam situasi penuh kekhawatiran dan trauma setelah insiden tersebut. Ia mendorong pemerintah bersama jajaran terkait untuk turun langsung menemui masyarakat setelah rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
“Kita harus memastikan juga setelah kegiatan 17-an mungkin kami harus datangi masyarakat di sana untuk memberikan rasa nyaman kepada mereka supaya mereka tidak ada pada situasi yang trauma terus,” ujarnya.
Ortis menilai kehadiran pemerintah secara langsung penting untuk memberikan rasa tenang sekaligus membuka ruang komunikasi dengan masyarakat. Menurutnya, masyarakat membutuhkan kepastian bahwa pemerintah hadir dan memperhatikan kondisi mereka.
Di sisi lain, Ortis mengingatkan seluruh pihak agar tidak terburu-buru menyimpulkan penyebab maupun pihak yang bertanggung jawab atas insiden tersebut. Ia mengatakan hingga saat ini pemerintah dan masyarakat masih perlu menunggu proses penyelidikan untuk mengetahui kronologi kejadian secara pasti.
“Begitu mengetahui kejadian secara pasti seperti apa yang tadi disampaikan Bapak Wagub, bahwa hari ini kita semua belum tahu situasinya. Jadi kita tidak bisa memberikan pernyataan yang melebih,” jelasnya.
Ortis juga mengapresiasi langkah cepat pemerintah dalam menangani para korban. Menurutnya, penanganan kesehatan terhadap tiga warga sipil tersebut harus menjadi prioritas utama. Ia meminta RSUD Sele Be Solu memberikan pelayanan terbaik hingga kondisi para korban pulih.
“Langkah pemerintah tadi sudah langsung datang atas rujukan Bapak Gubernur, dan kami juga sudah minta ini dari Ibu Direktur, pelayanannya yang terbaik dan terbaik untuk pasien dulu,” katanya.
Sebagai perwakilan masyarakat di tingkat provinsi sekaligus putra Maybrat, Ortis turut mengecam tindakan yang mengganggu dan membahayakan warga sipil. “Siapapun orang yang mengganggu masyarakat sipil, kita kecam dengan keras. Apalagi dengan tindakan yang sangat anarkis seperti ini, sebagai anak Maybrat,” tegasnya.
Ortis berharap seluruh pihak dapat menahan diri dan menjaga situasi tetap kondusif sembari menunggu proses penyelidikan berjalan. Ia menegaskan DPRP PBD akan terus berkoordinasi dengan pemerintah dan jajaran terkait untuk memastikan penanganan korban sekaligus pemulihan rasa aman masyarakat di Kabupaten Maybrat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....