Tiga Korban Penembakan Maybrat Stabil, RSUD Sele Be Solu Siap Tangani hingga Tuntas

  • 14 Agt 2026 21:43 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong - Kondisi tiga warga sipil korban penembakan di Kabupaten Maybrat yang menjalani perawatan di RSUD Sele Be Solu, Kota Sorong, dilaporkan stabil.

Direktur RSUD Sele Be Solu, drg. Susi P. Jitmau, mengatakan pihak rumah sakit telah melakukan persiapan sejak siang untuk menerima dan menangani tiga korban yang dirujuk dari RSUD Maybrat.

Persiapan dilakukan setelah pihaknya menerima informasi mengenai rencana kedatangan para korban. Tim medis, ruangan perawatan hingga kebutuhan tindakan medis telah disiapkan untuk memastikan pasien dapat segera ditangani begitu tiba di rumah sakit.

“Setelah Bapak Gubernur, setelah Bapak Wagub memberikan perintah, saya juga sudah mengkonfirmasi sejak siang, dari jam 2 kami sudah mengkonfirmasi untuk tim semua siap,” kata Susi.

Setibanya ketiga korban di RSUD Sele Be Solu pada Jumat, 14 Agustus 2026 malam, penanganan langsung dilakukan oleh tim medis.

Susi mengatakan, tiga dokter bedah juga telah disiapkan untuk menangani kondisi para korban, termasuk apabila diperlukan tindakan operasi.

“Malam ini tiga dokter bedah langsung menangani pasien untuk dilayani, bahkan ruangan juga sudah disiapkan semuanya,” ujarnya.

Mengenai kondisi luka yang dialami korban, Susi mengatakan pihak rumah sakit masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Termasuk untuk memastikan ada atau tidaknya serpihan yang berkaitan dengan luka tembak yang dialami korban.

Menurutnya, kepastian mengenai kondisi tersebut baru dapat disampaikan setelah tim medis melakukan pemeriksaan dan tindakan lebih lanjut.

“Untuk serpihan itu kan harus dipastikan lagi. Tim medis nanti operasi, baru saya bisa memberikan pernyataan seperti itu,” jelasnya.

Namun, berdasarkan laporan awal dari tim Instalasi Gawat Darurat (IGD), kondisi ketiga pasien saat tiba di RSUD Sele Be Solu berada dalam keadaan stabil.

“Yang pastinya tim IGD sampaikan bahwa kondisi pasien stabil, ya puji Tuhan,” katanya.

Dengan kondisi tersebut, Susi menyebut ketiga korban untuk sementara masih dapat ditangani di RSUD Sele Be Solu tanpa perlu dirujuk ke luar daerah.

“Untuk saat ini belum, masih bisa kami handle. Dokter-dokter kita juga sudah lengkap, sudah ada tim medis sudah lengkap untuk bisa menangani kasus yang ada,” ujarnya.

Susi menambahkan, perkembangan kondisi masing-masing korban akan terus dipantau oleh tim medis. Keputusan mengenai tindakan lanjutan maupun kemungkinan rujukan akan disesuaikan dengan hasil pemeriksaan dan perkembangan kesehatan pasien.

Sebelumnya, tiga warga sipil yakni Silvester Assem, Selfiana Sory dan Anike Fatie dievakuasi dari Kabupaten Maybrat ke Kota Sorong setelah menjadi korban dalam insiden penembakan di Kampung Ainot, sekitar pinggiran Sungai Kamundan, Kamis, 13 Agustus 2026.

Ketiganya tiba di RSUD Sele Be Solu pada Jumat malam dan langsung mendapatkan penanganan medis.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....