Prestasi Papua Barat Daya di Pesparawi Nasional Lahir dari Ketulusan dan Disiplin

  • 05 Jul 2026 18:08 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong – Keberhasilan Kontingen Papua Barat Daya pada ajang Pesparawi Nasional XIV di Manokwari dinilai bukan semata-mata karena mengejar prestasi, melainkan buah dari ketulusan, kedisiplinan, dan komitmen para peserta dalam memuliakan Tuhan melalui pujian.

Ketua Kontingen Pesparawi Provinsi Papua Barat Daya, Simon Apono, Mengatakan sejak awal para peserta tidak dibebani target menjadi juara. Mereka hanya diminta memberikan penampilan terbaik sesuai kemampuan yang dimiliki.

"Mereka tidak punya target, tidak punya ambisi apa-apa. Mereka hanya ingin memberikan yang terbaik dengan apa yang mereka punya," ujarnya.

Ia mengatakan, salah satu hal yang paling membanggakan selama mengikuti Pesparawi adalah komitmen seluruh peserta untuk tetap beribadah di tengah padatnya jadwal latihan dan perlombaan.

"Dalam suasana capek apa pun, pagi maupun malam, mereka selalu beribadah. Ini adalah buah dari ketulusan, kesetiaan, dan disiplin mereka," katanya.

Simon menegaskan bahwa keikutsertaan Papua Barat Daya dalam Pesparawi tidak hanya bertujuan meraih gelar juara, tetapi juga membentuk karakter generasi muda yang memiliki iman kuat dan menjunjung tinggi nilai-nilai Kristiani.

"Pesparawi bukan hanya tentang lomba menyanyi. Ini menjadi wadah membangun spiritualitas peserta agar tumbuh sebagai generasi muda gereja sekaligus generasi muda Papua Barat Daya yang berkarakter," jelasnya.

Ia turut memberikan apresiasi kepada para pelatih, official, dan pengurus Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Papua Barat Daya yang tetap bekerja maksimal meski menghadapi berbagai keterbatasan, termasuk persoalan pendanaan.

"Bapak Gubernur juga mengetahui tantangan yang kami hadapi. Namun, hal itu tidak pernah menyurutkan semangat dan komitmen seluruh tim untuk memberikan yang terbaik," ujarnya.

Simon juga menyampaikan penghargaan kepada para orang tua peserta yang dinilainya memiliki peran besar dalam keberhasilan kontingen. Menurutnya, sejumlah orang tua bahkan rela membiayai sendiri perjalanan mereka untuk mendampingi anak-anak selama mengikuti perlombaan.

"Mereka rela berkorban karena ingin anak-anaknya menjadi lebih baik. Dukungan keluarga menjadi kekuatan besar bagi para peserta," katanya.

Sebagai provinsi termuda di Indonesia, Simon menilai capaian Papua Barat Daya pada Pesparawi Nasional XIV merupakan prestasi yang membanggakan. Namun, ia menegaskan hasil tersebut harus menjadi motivasi untuk meraih prestasi yang lebih tinggi pada ajang berikutnya.

"Kalau bisa pada Pesparawi berikutnya target kita lebih baik lagi, bahkan menjadi juara umum," ungkapnya.

Untuk mewujudkan target tersebut, LPPD Papua Barat Daya akan segera mempersiapkan pelaksanaan Pesparawi tingkat provinsi sebagai bagian dari pembinaan menuju Pesparawi Nasional XV.

Menurut Simon, meskipun penyelenggaraan Pesparawi tingkat provinsi nantinya akan dilaksanakan bersama Provinsi Papua Barat, proses penilaian bagi masing-masing provinsi tetap dilakukan secara terpisah sehingga pembinaan kontingen Papua Barat Daya dapat berjalan secara optimal

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....