SMAN 3 Kota Sorong Hanya Tampung 396 Siswa Baru, Pendaftar Capai 636 Orang
- 20 Jun 2026 17:16 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong – Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026, SMA Negeri 3 Kota Sorong masih sangat tinggi. Tercatat jumlah pendaftar mencapai 636 calon peserta didik, sementara daya tampung sekolah hanya tersedia untuk 396 siswa.
Kepala Sekolah SMA negeri 3 Kota Sorong, Natali Lapik, mengatakan keterbatasan daya tampung membuat tidak semua calon peserta didik dapat diterima pada tahun ajaran baru.
“Daya tampung sekolah kami hanya 11 rombongan belajar atau sebanyak 396 siswa. Dengan jumlah pendaftar yang ada saat ini, diperkirakan banyak calon siswa tidak dapat tertampung,” ujarnya.
Natali, mengatakan hingga penutupan pendaftaran sebanyak 478 calon peserta didik telah menyelesaikan proses verifikasi data dari total 636 pendaftar yang mengikuti SPMB pada 17–18 Juni 2026.
Ia menjelaskan kuota penerimaan siswa baru tahun ini disesuaikan dengan jumlah rombongan belajar yang lulus pada tahun ajaran sebelumnya, yakni 11 kelas, dengan kapasitas maksimal 36 siswa per kelas sesuai ketentuan pemerintah.
“Proses seleksi dilakukan sesuai aturan yang berlaku sehingga kesempatan diberikan kepada siswa yang memenuhi persyaratan pada masing-masing jalur penerimaan,” katanya.
Empat jalur penerimaan yang digunakan dalam SPMB tahun ini meliputi jalur domisili sebesar 35 persen, jalur prestasi 30 persen, jalur afirmasi 30 persen, dan jalur mutasi orang tua sebanyak 5 persen.
Pada jalur domisili, sekolah memberikan prioritas kepada Orang Asli Papua (OAP) dengan alokasi 60 persen dari kuota jalur tersebut, sedangkan 40 persen sisanya diperuntukkan bagi peserta didik non-OAP.
Sementara pada jalur prestasi, calon siswa wajib memenuhi persyaratan akademik maupun nonakademik yang telah ditetapkan sekolah. Untuk prestasi akademik, siswa dari sekolah dengan jumlah peserta yang besar minimal berada pada peringkat 10 besar, sedangkan dari sekolah dengan jumlah siswa lebih sedikit minimal masuk tiga besar di sekolah asal.
Adapun pada jalur prestasi nonakademik, peserta diwajibkan memiliki sertifikat yang telah dikurasi dan diverifikasi secara nasional.
“Untuk jalur nonakademik harus memiliki sertifikat yang telah dikurasi dan terverifikasi secara nasional sehingga prestasi yang dimiliki benar-benar dapat dipertanggungjawabkan,” jelas Natali.
Selain itu, jalur afirmasi diperuntukkan bagi pemegang Kartu Indonesia Pintar (KIP), Program Keluarga Harapan (PKH), serta anak berkebutuhan khusus sesuai kuota yang tersedia. Sedangkan jalur mutasi diperuntukkan bagi calon peserta didik yang orang tuanya mengalami perpindahan tugas dengan masa perpindahan maksimal tiga tahun.
Natali menambahkan jumlah pendaftar tahun ini relatif sama dengan tahun-tahun sebelumnya yang berada pada kisaran 600 hingga 700 calon peserta didik. Tingginya angka pendaftar menunjukkan besarnya kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan di SMAN 3 Kota Sorong.
Meski demikian, Natali menghimbau calon peserta didik yang belum lolos seleksi untuk tetap melanjutkan pendidikan di sekolah lain, termasuk sekolah swasta yang masih memiliki daya tampung.
“Yang terpenting adalah semangat untuk terus belajar dan melanjutkan pendidikan,” ujarnya.
Hasil seleksi SPMB SMAN 3 Kota Sorong dijadwalkan akan diumumkan pada 24 Juni 2026.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....