Sambut Tahun Baru Islam, Umat Muslim Raja Ampat Gelar Istigasah di Masjid Agung

  • 16 Jun 2026 06:10 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Raja Ampat - Ratusan umat muslim di Kabupaten Raja Ampat menghadiri kegiatan istigasah bersama menyambut pergantian tahun baru Hijriah di Masjid Agung Nurul Yaqin, Distrik Kota Waisai, Senin malam, 15 Juni 2026. Malam pergantian tahun ini diisi dengan lantunan zikir dan doa bersama yang melibatkan Pemerintah Kabupaten, masyarakat, TNI, dan Polri.

Turut hadir dalam istighosah ini Bupati Raja Ampat yang diwakili Kepala Dinas Perikanan; Mochamad Said Soltief, Kepala Dinas Perhubungan Azhar Hamid Arfan, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Raja Ampat Abu Bakar Lodji, Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (NU) Hasan Makassar, Ketua Baznas Ahmadi, Ketua PHBI Sawaluddin Taesa, serta Imam Masjid Agung Waisai Muhammad Hanaping.

Bupati Raja Ampat, melalui Kadis Perikanan Said Soltief mengatakan bahwa peristiwa hijrah Nabi dari Mekkah ke Madinah mengajarkan tentang keteguhan iman dan keberanian untuk berubah menuju kebaikan, serta semangat persaudaraan dan persatuan umat. Nilai-nilai ini yang sepatutnya diteladani dalam membangun Kabupaten Raja Ampat.

Bupati mengajak umat untuk mensyukuri nikmat Allah Yang Maha Kuasa karena telah menganugrahkan Raja Ampat dengan kekayaan alam, laut, dan budaya yang luar biasa. "Keindahan ini adalah amanat yang harus dijaga dan dikelola dengan penuh tanggung jawab untuk generasi kini dan mendatang," katanya.

Melalui zikir dan doa bersama yang digelar ini, Bupati mengajak umat untuk menyatukan hati dan langkah serta memperkuat ukhuwah agar Kabupaten Raja Ampat senantiasa diberi keberkahan, ketentraman, serta kemajuan. "Atas nama Pemerintah Kabupaten Raja Ampat saya menyampaikan terima kasih kepada PHBI dan semua pihak yang telah menyelenggarakan kegiatan penuh makna ini," kata Bupati.

Sementara itu, Ketua PHBI Raja Ampat, Sawaluddin Taesa mengatakan pada tahun lalu, peringatan tahun baru Hijriah dimeriahkan dengan kegiatan pawai dan jalan santai. Namun, tahun ini PHBI memilih peringatan malam pergantian tahun baru Islam diisi kegiatan istigasah dengan zikir dan doa bersama. "Tentu kita berharap dari setiap zikir dan doa yang kita baca mendapat balasan pahala yang berlimpah. Bahkan hitungan pahala itu berdasarkan setiap huruf yang kita lantunkan melalui zikir dan doa," katanya.

Menurut Taesa, tahun lalu banyak terjadi bencana alam yang menimpa negeri ini. Pihaknya berharap melalui zikir dan doa pada tahun baru Islam ini, Tuhan memberikan perlindungan dari semua musibah dan bencana.

Usai membaca zikir dan doa bersama, para peserta istigasah bersalaman untuk menumbuhkan persaudaraan serta memperkuat ukhuwah islamiyah. Kegiatan istigasah yang berlangsung selama satu jam lebih ini berjalan penuh khidmat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....