BPS Raja Ampat Terjunkan 95 Petugas Sensus Ekonomi, Mendata 4.419 Pelaku Usaha

  • 15 Jun 2026 14:57 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Raja Ampat - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Raja Ampat menurunkan sebanyak 95 petugas lapangan pada pelaksanaan Sensus Ekonomi Tahun 2026. Petugas akan menjangkau seluruh wilayah Raja Ampat guna mendata semua pelaku usaha agar tercatat secara lengkap, akurat, dan sesuai dengan kondisi sebenarnya

Pernyataan ini disampaikan Kepala BPS Raja Ampat Frida Irian S. Ompusunggu saat kegiatan pencanangan Sensus Ekonomi 2026 di Aula Wayag, Senin, 15 Juni 2026. Dalam konteks Kabupaten Raja Ampat, kata Frida, pelaksanaan SE 2026 menjadi sangat penting mengingat potensi ekonomi daerah yang terus berkembang, khususnya di sektor pariwisata, perikanan, dan usaha mikro, kecil, dan menengah. Oleh karena itu, ketersediaan data yang akurat, mutakhir, dan terpercaya menjadi kebutuhan utama agar pembangunan yang dilaksanakan dapat tepat sasaran dan berkelanjutan.

Di Kabupaten Raja Ampat, lanjut Frida, berdasarkan hasil pemutakhiran awal yang telah dilakukan, target pendataan Sensus Ekonomi 2026 mencakup sekitar 4.419 usaha dan 12.108 keluarga (total penduduk 74.965 jiwa) yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Raja Ampat.

"Sensus Ekonomi bertujuan untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi dan struktur ekonomi di Indonesia, termasuk di Kabupaten Raja Ampat. Data yang dihasilkan nantinya akan menjadi landasan penting dalam perumusan kebijakan, perencanaan pembangunan, serta evaluasi kinerja ekonomi daerah," kata Frida.

Ia menerangkan pada awal Juni 2026 BPS Kabupaten Raja Ampat telah menyelenggarakan pelatihan petugas lapangan. Pelatihan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi, konsep, definisi, serta tata cara pendataan sesuai pedoman Sensus Ekonomi 2026 sehingga seluruh petugas memiliki pemahaman yang sama dan siap melaksanakan tugas secara profesional di lapangan.

Ia berharap melalui kegiatan pencanangan ini dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi seluruh pihak, baik pemerintah daerah, pelaku usaha, maupun masyarakat, untuk bersama-sama menyukseskan Sensus Ekonomi 2026. "Keberhasilan sensus ini tidak hanya menjadi tanggung jawab BPS semata, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama," katanya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....