hingga Pertengahan Tahun 2026, Penyerapan Anggaran Pemkot Sorong Baru 30,54 Persen

  • 15 Jun 2026 09:55 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong - Pemerintah Kota Sorong mencatat realisasi penyerapan anggaran hingga pertengahan tahun 2026 baru mencapai 30,54 persen dari total APBD yang ditetapkan. Angka tersebut dinilai masih rendah mengingat sisa waktu pelaksanaan program dan kegiatan tinggal enam bulan ke depan. Demikian disampaikan Plt. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Sorong, Rudy Laku saat memimpin apel pagi di lingkungan Pemerintah Kota Sorong, Senin, 15 Juni 2026.

“Laporan dari BPKAD penyerapan anggaran kita baru 30,54 persen. Itu artinya kita tertinggal dalam penyerapan anggaran di Pemerintah Kota Sorong,” kata Rudy.

Dengan demikian, Rudy Laku meminta seluruh OPD segera mengejar ketertinggalan agar target pembangunan dan pelayanan publik tidak terhambat.

“Pimpinan OPD untuk memperhatikan hal tersebut, penyerapan anggaran harus sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Rudy menegaskan, agar kegiatan fisik segera dilaksanakan dikarenakan penyerapan anggaran yang paling besar ada pada kegiatan fisik.

“Dengan kegiatan fisik yang dilaksanakan, maka capaian yang sudah ada menjadi dasar untuk melakukan tagihan sehingga penyerapan anggaran Pemerintah Kota Sorong semakin meningkat sesuai dengan progres waktu dan berdasarkan visi,” katanya.

Evaluasi akan terus dilakukan, sebab penyerapan anggaran di setiap daerah dipantau langsung oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kementerian Keuangan, maka penyerapan anggaran harus menjadi perhatian.

“Kalau penyerapan anggaran kita masih seperti ini, saya yakin kita bakal mendapat teguran dari Kemendagri atau Kementerian Keuangan,” ucapnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....