Terminal Internasional DEO Jadi Syarat Utama Pembukaan Rute Internasional

  • 08 Jun 2026 20:12 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong – Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sorong menyebut belum tersedianya terminal internasional yang representatif di Bandara Domine Eduard Osok (DEO) Sorong menjadi salah satu kendala utama dalam mendukung pembukaan penerbangan internasional langsung ke Papua Barat Daya.

Kepala Subseksi Lalu Lintas Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sorong, Christopel Marampa Andilolo, mengatakan fasilitas tersebut sangat penting untuk mendukung pelayanan keimigrasian, bea cukai, dan karantina secara terpadu.

"Kalau terminal internasional sudah tersedia, tentu pelayanan akan lebih cepat dan rute penerbangan internasional reguler lebih mudah dibuka," ujarnya.

Menurut Christopel, keberadaan terminal internasional akan memperkuat posisi Sorong sebagai pintu gerbang utama wisatawan mancanegara menuju Raja Ampat dan berbagai destinasi wisata lainnya di Papua Barat Daya.

Selain itu, ia juga berharap wilayah pelayanan Kabupaten Fakfak dan Kabupaten Kaimana tetap berada di bawah Kantor Imigrasi Sorong karena akses transportasi menuju Sorong dinilai lebih mudah dibandingkan ke Manokwari.

"Kami berharap wilayah pelayanan Fakfak dan Kaimana tetap berada dalam cakupan pelayanan Imigrasi Sorong demi kemudahan akses masyarakat," katanya.

Ia optimistis pengembangan infrastruktur bandara dan pelayanan keimigrasian akan membuka peluang hadirnya penerbangan internasional reguler yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan pariwisata daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....