Kemendikdasmen Bentuk Pokja BSAN di Daerah
- 04 Jun 2026 17:13 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Jakarta – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Pusat Penguatan Karakter (PUSPEKA) memperkuat implementasi Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (BSAN) dengan mendorong pembentukan Kelompok Kerja (Pokja) BSAN di tingkat provinsi dan kabupaten/kota.
Langkah ini dilakukan dalam kegiatan BSAN di Daerah Mitra INOVASI yang dirangkaikan dengan penyerahan buku Ketika Sekolah Melindungi.
Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut implementasi Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026 tentang Budaya Sekolah Aman dan Nyaman serta Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 17 Tahun 2026 tentang Pedoman BSAN. Kebijakan ini menitikberatkan pada pendekatan promotif dan preventif guna menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, inklusif, dan berpihak pada murid.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti menegaskan bahwa Budaya Sekolah Aman dan Nyaman merupakan komitmen bersama untuk menjadikan sekolah sebagai rumah kedua bagi peserta didik.
“Sekolah menjadi tempat di mana semua orang merayakan kebersamaan. Inilah dasar kami menekankan aspek yang lebih humanis, inklusif, dan partisipatif,” ujar Abdul Mu’ti saat membuka kegiatan di Jakarta, Selasa 2 Juni 2026.
Abdul Mu'ti, menjelaskan bahwa sekolah yang aman dan nyaman tidak hanya ditunjang oleh sarana fisik yang memadai, tetapi juga lingkungan sosial yang sehat serta hubungan positif antarwarga sekolah.
Seluruh unsur pendidikan perlu terlibat dalam membangun ekosistem belajar yang mendukung tumbuh kembang murid secara optimal.
Sebagai tindak lanjut kebijakan tersebut, Kemendikdasmen mendorong pembentukan Pokja BSAN yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, seperti Sekretariat Daerah, Bappeda, Dinas Pendidikan, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas Komunikasi dan Informatika, serta instansi terkait lainnya.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Duta Besar Australia untuk Indonesia, Gita , menyampaikan apresiasi atas komitmen Kemendikdasmen dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan inklusif bagi seluruh anak Indonesia.
Melalui program INOVASI, Pemerintah Australia bersama Kemendikdasmen telah mendukung pengembangan dan uji coba Modul Pembiasaan Karakter Hebat di sejumlah daerah.
Praktik baik yang sebelumnya diterapkan di Kota Batu dan Kota Tarakan kini mulai diperluas ke lebih banyak sekolah.
“Kami menyambut baik pembentukan kelompok kerja sekolah aman dan nyaman di tingkat daerah sebagai langkah konkret memperkuat ekosistem pendidikan. Pemerintah Australia berkomitmen mendukung upaya ini demi terciptanya lingkungan belajar yang aman dan berkualitas bagi semua anak,” kata Gita.
Pada kegiatan tersebut juga dilakukan penandatanganan komitmen bersama pembentukan Pokja BSAN di 20 kabupaten/kota dan lima provinsi mitra INOVASI.
Selain itu, Kemendikdasmen menyerahkan buku Ketika Sekolah Melindungi: Cerita dari Sekolah Mitra INOVASI dalam Mewujudkan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman yang memuat berbagai praktik baik sekolah dalam membangun lingkungan belajar yang aman, sehat, dan inklusif.
Melalui pembentukan Pokja BSAN, Kemendikdasmen berharap implementasi budaya sekolah yang aman dan nyaman dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan di seluruh daerah, sehingga setiap anak dapat belajar dengan nyaman, gembira, dan optimal dalam meraih cita-citanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....