Bupati Orideko Minta Dana Kampung Prioritaskan Program Pemberdayaan Masyarakat

  • 31 Mei 2026 19:06 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Raja Ampat - Bupati Raja Ampat Orideko Iriano Burdam mengatakan jumlah dana desa atau dana kampung sangat terbatas dibandingkan dengan kebutuhan di masyarakat. Untuk itu pengelolaan dana tersebut harus dimaksimalkan dengan baik terutama dalam mendorong pemberdayaan ekonomi rakyat.

Bupati Orideko meminta penggunaan dana desa untuk kegiatan fisik sudah mulai dikurangi, dengah lebih banyak dialokaiskan untuk mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat di kampung. "Misalnya ada mama-mama atau warga di kampung yang memilki potensi usaha yang bisa dikembangkan untuk kemudian diberikan dukungan dana desa," kata Orideko, 20 Mei 2026.

Bupati juga meminta aparatur kampung bersama Tim Penggerak PKK kampung untuk bisa melihat potensi lokal yang bisa dibentuk menjadi kelompok usaha kerajinan. Kelompok usaha ini yang perlu didampingi sampai maju dan sukses dengan melibatkan Dinas Kopersi dan UMKM.

Menurut Orideko, jika ada satu saja kelompok usaha yang maju dan berkembang maka bisa disebut pemberdayaan masyarakat yang dilakukan berjalan sukses. Program pemberdayaan juga bisa diusulkan oleh Tim Penggerak PKK Kampung dalam Musyawarah Kampung sehingga muncul program yang melibatkan perempuan.

Bupati juga mengingatkan agar penyaluran bantuan alat, seperti motor tempel, yang dialokasikan melalui dana kampung, harus tepat sasaran. Bantuan harus diberikan kepada keluarga yang sama sekali belum menerima program. Jika satu keluarga sudah pernah menerima bantuan alat dari dana kampung maka jangan lagi diberikan bantuan dari kabupaten atau provinsi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....