Pemda Se-Papua Perkuat Kolaborasi Eliminasi TB dan Sanitasi Lingkungan

  • 30 Mei 2026 15:13 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong – Pemerintah Kota Sorong menjadi tuan rumah Rapat Koordinasi Gerakan Nasional Pemberantasan Tuberkulosis (TB) Berbasis Komunitas melalui Penguatan Higiene Sanitasi dan Akselerasi Quality Control Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kegiatan yang dipusatkan di Hotel Aston Sorong ini berlangsung selama dua hari, 29–30 Mei 2026. Acara tersebut dihadiri perwakilan kepala daerah se-Tanah Papua, Ketua HAKLI Arif Sumantri, perwakilan Badan Gizi Nasional, serta Aliansi Kabupaten/Kota Peduli Sanitasi (AKKOPSI).

Wali Kota Sorong, Septinus Lobat, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Sorong terus berkomitmen mendukung berbagai program nasional yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Program tersebut mencakup peningkatan kualitas kesehatan, sanitasi lingkungan, pengendalian penyakit menular, hingga penanganan masalah gizi melalui Program Makan Bergizi Gratis.

Septinus menambahkan, Tuberkulosis (TB) hingga saat ini masih menjadi tantangan serius di bidang kesehatan. Indonesia masih termasuk negara dengan jumlah kasus TB yang tinggi di kawasan Asia, sehingga diperlukan kerja sama seluruh pihak, baik pemerintah, tenaga kesehatan, komunitas, maupun masyarakat.

“Melalui gerakan nasional berbasis komunitas ini, kita diharapkan dapat memperkuat upaya pencegahan dan penanganan TB melalui edukasi masyarakat, peningkatan higiene dan sanitasi lingkungan, serta penguatan quality control SPPG dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis,” ujarnya, Sabtu 30 Mei 2026.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Papua Barat Daya, Julian Kelly Kambu, yang mewakili Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu, menegaskan bahwa TB bukan hanya persoalan medis. Penyakit tersebut juga berkaitan erat dengan kondisi lingkungan, sanitasi, pola hidup sehat, kecukupan gizi, serta tingkat kesadaran masyarakat.

“Penanganan TB tidak dapat dilakukan oleh pemerintah dan tenaga kesehatan semata, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat melalui pendekatan berbasis komunitas yang kuat dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Kelly menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya menyambut baik pelaksanaan gerakan nasional tersebut sebagai bentuk nyata kolaborasi berbagai pihak dalam memperkuat upaya promotif dan preventif. Upaya tersebut dilakukan melalui peningkatan sanitasi lingkungan serta pengawasan mutu pelayanan gizi dalam Program Makan Bergizi Gratis.

Melalui kegiatan ini, pemerintah mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat edukasi mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), meningkatkan kualitas sanitasi lingkungan, memperluas deteksi dini dan penanganan pasien TB, serta memastikan pengelolaan makanan bergizi dilakukan secara higienis, aman, dan berkualitas.

Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya juga menegaskan komitmennya untuk mendukung berbagai program kesehatan masyarakat yang terintegrasi, inklusif, dan berkelanjutan hingga menjangkau kampung-kampung serta wilayah terpencil.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....