BMKG Sorong Rilis Aktivitas Gempa Sepekan di Papua Barat Daya

  • 22 Mei 2026 08:31 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Kelas III Sorong merilis data terbaru mengenai aktivitas seismik di wilayah Papua Barat dan Papua Barat Daya. Berdasarkan hasil monitoring yang dilakukan, tercatat sejumlah aktivitas gempa bumi terjadi di kedua wilayah ini dalam periode sepekan terakhir, terhitung sejak tanggal 15 Mei hingga 21 Mei 2026.

Kepala Stasiun Geofisika Kelas III Sorong menyampaikan bahwa pemantauan intensif terus dilakukan menggunakan jaringan seismograf digital untuk memastikan parameter gempa tercatat dengan akurat demi keselamatan masyarakat.

Statistik Aktivitas Gempa Bumi (15–21 Mei 2026)

Secara umum, aktivitas tektonik di wilayah kepala burung Papua ini masih tergolong aktif namun berada dalam kategori wajar untuk wilayah yang dikelilingi oleh sesar-sesar aktif seperti Sesar Sorong. Berikut rincian data aktivitas gempa selama periode tersebut:

  • Total Kejadian Gempa: Terjadi beberapa kali aktivitas gempa bumi dangkal maupun menengah dengan magnitudo yang bervariasi.
  • Magnitudo Dominan: Sebagian besar gempa bumi yang terjadi merupakan gempa mikro (magnitudo kurang dari 3.0) hingga gempa minor (magnitudo 3.0 sampai 4.9).
  • Kedalaman Gempa: Mayoritas merupakan gempa bumi dangkal (kedalaman kurang dari 60 km) yang dipicu oleh aktivitas sesar lokal.

Wilayah dengan Aktivitas Seismik Menonjol

Dari peta distribusi episenter yang dirilis oleh BMKG Stasiun Geofisika Sorong, konsentrasi aktivitas gempa bumi sepekan terakhir dominan berada di beberapa titik berikut:

  1. Wilayah Sesar Sorong (Sorong Kota dan Kabupaten Sorong): Mengalami beberapa kali gempa tektonik dangkal akibat pergeseran sesar lokal.
  2. Perairan Tambrauw dan Ransiki (Manokwari Selatan): Wilayah perairan utara dan zona sesar aktif di sekitar Manokwari Selatan masih menunjukkan aktivitas seismik yang fluktuatif.

    Catatan BMKG: Selama periode 15 hingga 21 Mei 2026, dilaporkan tidak ada aktivitas gempa bumi yang signifikan atau yang kekuatannya cukup besar hingga menimbulkan dampak kerusakan bangunan di wilayah Papua Barat maupun Papua Barat Daya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....