Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Laksanakan Pemusnahan Pembawa HPHK

  • 20 Mei 2026 13:08 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID,Sorong- Pemusnahan sejumlah media pembawa HPHK (Hama Penyakit Hewan Karantina) dan OPTK (Organisme Penganggu Tumbuhan Karantina) yang dilaksanakan oleh BKHIT (Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan) Papua Barat Daya ini dipimpin langsung Kepala BKHIT Papua Barat Daya, I Wayan Kertanegara, bertempat di Samping Kantor BKHIT Papua Barat Daya, Selasa 19 Mei 2026.

Media pembawa yakni, 10 ekor ayam asal Ambon dan Jayapura serta dari Bau-bau, kemudian 11,25 kilogram daging anjing asal Ambon, kacang kapri, bluberi, bibit jeruk, bibit pisang, stroberi, wortel dan raspberi, mangga serta biji gandum yang berasal dari Hongkong.

Sebagai Kepala BKHIT Papua Barat Daya, I Wayan Kertanegara menyampaikan bahwa pemusnahan ini dilaksanakan sebagai upaya pencegahan dan penyebaran penyakit hewan beserta tumbuhan dari luar Sorong dan luar negeri masuk yang masuk ke wilayah Papua Barat Daya.

“Disini kami tentunya mempunyai tugas dalam menjaga keamanan pangan sebelum disebarkan, komoditas ini ada yang dari Hongkong memang dikonsumsi namun tidak habis makanya kami tahan dan musnahkan, akan tetapi kami tidak bisa menjamin keamanannya, bisa berpotensi menjadi sumber penyakit yang tidak diinginkan,”katanya kepada media massa.

Lanjut I Wayan, semua media yang membawa hewan, ikan dan tumbuhan etrmasuk produk diwajibkan melakukan pemeriksaan melalui karantina sebelum dilalulintaskan.

“Sementara khusus untuk benih tanaman, memiliki aturan ketat dimana diharuskan di proses karantina di daerah asal untuk memastikan benih tersebut bebas dari penyakit tumbuhan, karena yang namanya benih ada SOP dan aturannya,”tuturnya.

Ditambahkan, komoditas yang dibawa masyarakat sebenarnya untuk dikembangkan di Papua Barat Daya, tetapi setelah diberi pemahaman tentang risikonya dan aturan karantina, akhirnya pemilik komoditas bersedia menyerahkan barangnya untuk dilakukan pemusnahan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....