Wisuda Poltek Saint Paul Sorong, Pemprov Dorong Lulusan Adaptif dan Berkarakter

  • 13 Mei 2026 16:26 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong - Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya mendorong lulusan perguruan tinggi mampu menjadi sumber daya manusia yang adaptif, berkarakter, dan siap menghadapi perkembangan teknologi maupun transformasi digital.

Hal itu disampaikan Staf Ahli Otonomi Khusus Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya, Beatrix Msiren saat menghadiri Sidang Senat Terbuka Wisuda ke-XIII Program Sarjana Terapan Tahun Akademik 2025 Politeknik Katolik Saint Paul Sorong di Rylich Panorama Hotel Sorong, Rabu, 13 Mei 2026.

Menurut Beatrix, wisuda bukan sekadar seremoni akademik, tetapi menjadi awal bagi para lulusan untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah.

Ia mengatakan, Papua Barat Daya membutuhkan generasi muda yang memiliki semangat membangun daerah dan mampu menjawab tantangan perkembangan zaman.

“Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya sangat membutuhkan generasi muda yang memiliki semangat membangun daerah, terutama dalam mendukung berbagai sektor pembangunan,” ujarnya.

Selain itu, Beatrix juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh wisudawan dan wisudawati yang resmi menyandang gelar Sarjana Terapan.

“Saya menyampaikan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh wisudawan dan wisudawati. Ini merupakan buah dari kerja keras, ketekunan, disiplin, serta dukungan keluarga dan dosen selama proses perkuliahan,” katanya.

Dalam wisuda tersebut, sebanyak 93 mahasiswa resmi dikukuhkan setelah menyelesaikan seluruh tahapan akademik dan tugas akhir.

Para lulusan berasal dari enam program studi, yakni Teknik Listrik, Teknik Elektro, Teknik Sipil, Teknologi Rekayasa Komputer dan Jaringan, Akuntansi Keuangan Publik, serta Akuntansi Perpajakan.

Direktur Politeknik Katolik Saint Paul Sorong, Sonny Rumalutur mengatakan, kampus vokasi tidak hanya mempersiapkan mahasiswa masuk dunia kerja, tetapi juga membangun kepedulian sosial melalui keterlibatan langsung di masyarakat.

Menurutnya, mahasiswa turut membantu Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama dalam sosialisasi dan pendampingan pengisian wajib pajak pribadi kepada masyarakat.

“Mahasiswa kami membantu masyarakat yang belum memahami tata cara pengisian wajib pajak pribadi, terutama pada program-program baru perpajakan. Ini menjadi bukti bahwa mereka memiliki kompetensi yang baik,” ungkapnya.

Sonny menambahkan, sebagian lulusan bahkan telah mendapatkan pekerjaan sebelum mengikuti prosesi wisuda, khususnya dari Program Studi Akuntansi Keuangan Publik dan Akuntansi Perpajakan.

“Puji Tuhan, hari ini kami mewisuda 93 mahasiswa dari enam program studi. Kami berharap para lulusan dapat terus belajar dan mengembangkan diri karena masa depan ditentukan dari apa yang dilakukan saat ini,”pungkasnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....