Kesbangpol Sorong Ajak Pelajar dan Pemuda Perangi Penyalahgunaan Narkoba
- 11 Mei 2026 12:52 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Sorong menggelar kegiatan sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam melindungi generasi muda dari ancaman narkoba, Senin 11 Mei 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Kota Sorong tersebut diikuti sekitar 330 peserta yang terdiri dari pelajar SMA, mahasiswa, serta para pemuda dari sejumlah kelurahan di Kota Sorong.
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kota Sorong, Rudy Laku mengatakan, peredaran narkotika saat ini semakin mengkhawatirkan karena mulai menyasar kalangan pelajar dan generasi muda Papua, langkah pencegahan harus dilakukan sejak dini agar generasi muda tidak kehilangan masa depan akibat penyalahgunaan narkoba.
“Jika ingin menyiapkan generasi muda Papua menuju Indonesia Emas 2045, maka narkoba harus dicegah mulai hari ini. Karena itu pemerintah melalui Kesbangpol melaksanakan sosialisasi ini agar anak-anak muda memahami bahaya narkoba dan mampu menjauhinya,” ujarnya.
Rudy menegaskan, seseorang yang telah terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba akan sulit untuk pulih sepenuhnya. Oleh sebab itu, edukasi dan peningkatan kesadaran masyarakat dinilai menjadi langkah penting yang harus terus dilakukan secara berkelanjutan. “Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada generasi muda tentang apa itu narkoba, dampaknya, serta bagaimana cara mencegah agar tidak terjerumus,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Sorong, Hendrikus Momot menjelaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi langkah awal pemerintah daerah dalam memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di Kota Sorong.
Menurutnya, Kesbangpol menggandeng sekolah, perguruan tinggi, serta unsur kepemudaan untuk memperluas edukasi mengenai bahaya narkotika di tengah masyarakat. “Kegiatan ini baru langkah awal. Tahun depan kami merencanakan sosialisasi hingga tingkat distrik dengan melibatkan RT, RW, tokoh adat, gereja, masjid, dan seluruh stakeholder agar bersama-sama melakukan pencegahan,” katanya.
Hendrikus menambahkan, penyelamatan generasi muda menjadi prioritas Pemerintah Kota Sorong di tengah meningkatnya persoalan penyalahgunaan minuman keras dan narkotika. “Upaya ini merupakan langkah pencegahan dan mitigasi agar dampaknya tidak semakin besar di masa depan. Generasi muda harus kita selamatkan karena merekalah yang akan membangun daerah dan negara ini,” tuturnya.
Kesbangpol Kota Sorong juga berencana memperluas kegiatan sosialisasi hingga tingkat SMP agar edukasi mengenai bahaya narkoba dapat diberikan sejak usia dini.
Pemerintah Kota Sorong berharap seluruh elemen masyarakat dapat membangun kesadaran kolektif dalam memerangi narkoba demi menciptakan generasi muda yang sehat, berkualitas, dan berdaya saing.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....