Perda Sampah Cuma Menggonggong, tidak Menggigit
- 22 Agt 2026 15:14 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID,Sorong : Pemuda sebagai ujung tombak kemajuan sebuah daerah, terkhusus permasalahan pengelolaan sampah. salah satu pemuda asli Papua Nataniel Jitmau.
Nataniel yang sudah bergelut dengan sampah di daerah Klademak Kota Sorong mengaku bahwa sampah plastik khususnya itu uang. Dalam Dialog Sorong Mneyapa Kamis 20 Agustus 2026, Nataniel telah hampir 3 tahun bergelut dengan sampah merasa bersyukur atas bantuan motor yang di berikan pihak dinas lingkungan hidup.
"Saya bersyukur dapat bantuan motor viar ,karena saya pikir sekarang ini sampah itu uang, saya tidak gengsi,tidak malu,di klademak dan kelurahan Kofkerbu,semua orang tahu saya,bahkan saya ajak anak anak muda untuk melihat peluang lewat sampah", jelasnya.
Menurut Nataniel,kondisi sampah di Indonesia sudah sangat memprihatinkan, ditambah sampah yang banyak di buang ke sungai sungai atau laut.
"Dalam satu tahun saja ada 64 juta ton sampah dan 32 juta ton itu di buang di laut,itu sangat memprihatinkan sekali", sambung Nataniel.
Terkait aturan pemerintah daerah sendiri,dirasa masih sangat kurang tegas, sehingga permasalahan sampah tidak pernah ada solusi.
"Ini salah satu masalah yang memicu tidak ada solusi itu karena menurut saya,perda yang ada tidak tegas,macam cuma menggonggong tapi tidak menggigit,jadi kalau bisa lebih tegas, ada teguran atau macam hukuman begitu kalau ada yang buang sampah sembarangan", tegasnya.
Untuk itu Nataniel berharap kesadaran semua masyarakat untuk mulai sadar buang sampah bahkan turut mengelola,karena bukan hanya tugas pihak terkait saja.tapi semua turut berperan,dan mengajak semua anak muda khususnya anak Papua jangan gengsi untuk melihat pengelolaan sampah sebagai lahan mencari keuntungan ekonomi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....