Sukses Raih MURI, Yayasan Pulau Doom Fokus Kembangkan Education Center

  • 09 Mei 2026 21:28 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong - Keberhasilan Doom English Training Program 2026 meraih dua Rekor MURI menjadi langkah awal bagi Yayasan Pulau Doom untuk memperluas gerakan pendidikan di wilayah kepulauan Papua Barat Daya.

Melalui momentum penutupan pelatihan yang berlangsung di Balai Pertemuan Distrik Sorong Kepulauan, Jumat 8 Mei 2026, Yayasan Pulau Doom resmi melaunching Doom Education Center sebagai pusat pengembangan bahasa dan pendidikan masyarakat di Pulau Doom.

Penggagas program sekaligus Pembina Yayasan Pulau Doom, Engelin Yolanda Kardinal mengatakan, pembentukan Doom Education menjadi jawaban atas tingginya antusiasme masyarakat terhadap pelatihan Bahasa Inggris yang diikuti ratusan peserta lintas usia.

Menurutnya, keberhasilan meraih Rekor MURI bukan menjadi akhir program, melainkan pintu masuk untuk menghadirkan pendidikan berkelanjutan bagi generasi muda Papua Barat Daya.

“Harapan saya anak-anak ke depan sudah bisa berbahasa Inggris dengan baik dan bisa go international seperti daerah lain. Kita ini daerah wisata, banyak orang datang dari berbagai tempat, jadi kita harus siap,” kata Engelin.

Ia menjelaskan, Doom Education nantinya tidak hanya fokus pada pelatihan Bahasa Inggris dasar, tetapi juga akan mengembangkan trainer lokal asli Papua yang mampu mengajar secara mandiri di wilayah kepulauan.

Selain itu, lembaga tersebut juga menyiapkan pengembangan pembelajaran bahasa asing lainnya seperti Bahasa Belanda, Jepang, dan Prancis sebagai bagian dari peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

Saat ini sebanyak 571 peserta telah menerima sertifikat pelatihan. Ke depan, Yayasan Pulau Doom menargetkan jumlah peserta terus bertambah hingga mencapai 2.000 orang.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Papua Barat Daya, Adolof Kambuaya menilai langkah pembentukan Doom Education sangat strategis dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di daerah.

“Bahasa Inggris saat ini bukan lagi sekadar kemampuan tambahan, tetapi sudah menjadi kebutuhan penting dalam pendidikan, pariwisata, teknologi, perdagangan, dan hubungan internasional,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Ketua DPR Papua Barat Daya, Ortis F. Sagrim. Selain memberikan bantuan materill, ia juga mengapresiasi metode pembelajaran yang dinilai sederhana namun efektif diterapkan kepada masyarakat.

“Sesuatu yang sebelumnya dianggap impossible, hari ini kita lihat nyata di depan mata. Anak-anak bisa menerima, memahami, dan mengingat materi dalam waktu singkat,” katanya.

Program Doom English Training 2026 sebelumnya berhasil mencetak dua Rekor MURI, yakni pelatihan peserta Bahasa Inggris terbanyak dan pelatihan calon pengajar Bahasa Inggris terbanyak.

Keberhasilan tersebut sekaligus memperkuat semangat “Doom Tra Kosong”, sebagai gerakan pendidikan dari Pulau Doom untuk Papua Barat Daya dan Indonesia.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....