Pemkab Raja Ampat Gandeng Yayasan Pulau Doom Buka 18 Kelas Bahasa Inggris
- 15 Mei 2026 11:45 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Raja Ampat - Pemerintah Kabupaten Raja Ampat menggandeng Yayasan Pulau Doom untuk menggelar program pelatihan Bahasa Inggris bagi pelajar di Waisai. Program ini dibuka setelah keberhasilan Doom English Training Program 2026 yang sebelumnya mencetak dua Rekor MURI di Pulau Doom, Kota Sorong.
Penggagas program sekaligus Pembina Yayasan Pulau Doom, Engelin Yolanda Kardinal mengatakan pelatihan di Raja Ampat akan dimulai dengan membuka 18 kelas yang tersebar di 16 sekolah tingkat SD, SMP hingga SMA/SMK.
“Setelah kelas dibuka untuk para guru beberapa waktu lalu, besok kami mulai membuka 18 kelas pelatihan di Raja Ampat,” ujar Engelin pada Kamis 14 Mei 2026.
Menurut Engelin, program tersebut bermula setelah dirinya bertemu dengan pemilik sistem pengajaran Bahasa Inggris dari Indonesia Brain Camp. Dalam waktu singkat, ia memutuskan membawa metode tersebut ke Pulau Doom melalui Doom English Training Program.
“Hanya tujuh jam setelah bertemu dengan pemilik sistem pengajaran Bahasa Inggris dari Indonesia Brain Camp, saya langsung memutuskan membawa program ini ke Pulau Doom,” katanya.
Ia mengaku respon cepat juga datang dari Pemerintah Kabupaten Raja Ampat. Engelin menyebut Orideko Burdam,Bupati Raja Ampat bersama Kepala Dinas Pendidikan langsung mendukung program tersebut setelah melakukan pertemuan di Pulau Doom.
“Bapak Bupati dan Kepala Dinas Pendidikan merespon sangat cepat, tidak pakai lama,” ucapnya.
Dalam pelaksanaannya, Yayasan Pulau Doom berkolaborasi bersama Indonesia Brain Camp Jakarta dengan melibatkan 27 trainer, terdiri dari 10 trainer dari Jakarta dan 17 trainer muda dari Pulau Doom.
Keterlibatan 17 trainer muda asal Pulau Doom tersebut menjadi bagian dari pengembangan kapasitas generasi muda Papua Barat Daya, khususnya anak-anak muda asal Doom, agar dapat terlibat langsung dalam dunia pendidikan dan pelatihan.
Engelin turut memberikan apresiasi kepada Hermansoor, putra daerah asal Kampung Arefi, yang telah menyiapkan seluruh kebutuhan sejak kedatangan tim di Waisai hingga pelaksanaan bersama seluruh kepala sekolah dan para guru.
“Begitu tiba di Waisai, kami langsung bergerak bersama seluruh kepala sekolah dan para guru untuk mempersiapkan pelaksanaan English Training Program,” ujarnya.
Pelatihan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Jumat dan Sabtu di sejumlah sekolah berikut:
Untuk itu Engelin berharap agar program tersebut dapat menjadi awal perubahan besar bagi dunia pendidikan di Raja Ampat, khususnya dalam meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris generasi muda di daerah wisata internasional tersebut.
“Semoga langkah ini menjadi awal perubahan besar bagi pendidikan dan generasi muda Raja Ampat agar semakin siap menghadapi dunia global,” tuturnya.
Adapun daftar Sekolah & Kelas English Training Program antara lain,
- SD Negeri 2 Waisai
- SD Negeri 25 Moko
- SD Negeri 29 Perumahan 100
- SD Negeri 35 Kimimdores
- SD Negeri 33 Waimnir
- SD YPK Alfa Omega Waisai
- SD YPPK Santa Maria Regina
- SD Aisyiyah 01 Waisai
- SMP Negeri 14 Raja Ampat
- SMP Negeri 21 Raja Ampat
- SMP YPK Alfa Omega Waisai
- SMP YPPK Santa Maria
- SMP IT Al-Ikhlas
- SMA Negeri 1 Raja Ampat — 3 kelas besar
- SMA Negeri 14 Raja Ampat
- SMK Negeri 2 Raja Ampat
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....