Program Dokter Internship Diminta Jadi Perhatian Khusus Pemda dan Rumah Sakit

  • 09 Mei 2026 16:45 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong - Program dokter Internship dinilai perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah melalui organisasi perangkat daerah (OPD) teknis, khususnya dinas kesehatan provinsi, kabupaten/kota, hingga rumah sakit.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Sorong, dr. Feliks Duwit, mengatakan para dokter internsip menjalani masa penugasan selama satu tahun, dengan pembagian enam bulan bertugas di rumah sakit dan enam bulan di puskesmas.

“Program ini seharusnya mendapat perhatian dari OPD teknis, dinas kesehatan provinsi, dinas kesehatan kabupaten/kota, bahkan sampai ke rumah sakit. Karena mereka menjalankan masa internsip selama satu tahun, enam bulan di rumah sakit dan enam bulan di puskesmas,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa perhatian khusus dari pemerintah daerah sangat penting karena program dokter internship merupakan kewajiban nasional yang harus dijalani setiap dokter setelah lulus pendidikan.

“Ini program nasional untuk dokter internsip setelah mereka menyelesaikan pendidikan dokter dan wajib dijalankan,” katanya.

dr Feliks Duwit, menyebutkan bahwa di wilayah Papua Barat Daya, perhatian terhadap dokter internship perlu melibatkan Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat Daya, dinas kesehatan kabupaten/kota, serta rumah sakit di masing-masing daerah.

Ia berharap adanya koordinasi yang lebih kuat antara pemerintah daerah, dinas kesehatan, dan fasilitas pelayanan kesehatan agar program dokter internsip dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat bagi pelayanan kesehatan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....