Stabilitas Keamanan Jadi Kunci Investasi di Papua Barat Daya

  • 07 Mei 2026 12:40 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong - Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya menegaskan bahwa stabilitas keamanan menjadi faktor utama dalam mendorong investasi dan pertumbuhan ekonomi di daerah.

Kepala Biro Ekonomi Pemprov Papua Barat Daya, Andry saat menjelaskan keterkaitan erat antara investasi, pertumbuhan ekonomi, dan keamanan daerah. Menurutnya, investasi merupakan salah satu variabel penting dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Namun sebelum investor menanamkan modalnya, mereka terlebih dahulu mempertimbangkan kondisi keamanan suatu wilayah.

“Stabilitas keamanan itu merupakan prasyarat mutlak bagi investor untuk melakukan investasi. Daerah boleh memiliki sumber daya alam yang melimpah, infrastruktur yang baik, tetapi kalau keamanan tidak terjamin maka investor akan enggan masuk,” ujarnya.

Andry menjelaskan, investor selalu memperhitungkan risiko kerugian dalam setiap keputusan investasi. Gangguan keamanan seperti pemalangan, demonstrasi yang menghambat aktivitas usaha, hingga terganggunya distribusi dan rantai pasok dinilai dapat meningkatkan biaya operasional atau high cost economy. “Kalau terjadi destabilisasi, investor harus mengeluarkan biaya tambahan untuk pengamanan. Itu tentu menjadi pertimbangan besar bagi mereka,” katanya.

Meski demikian, Pemprov Papua Barat Daya menilai kondisi keamanan di wilayah tersebut masih cukup kondusif. Hal itu terlihat dari pertumbuhan ekonomi daerah yang terus mengalami peningkatan sejak pembentukan provinsi tersebut.

Pada 2023, pertumbuhan ekonomi Papua Barat Daya tercatat sebesar 1,83 persen. Angka itu meningkat menjadi 3,6 persen pada 2024, kemudian naik lagi menjadi 4,06 persen pada 2025. Sementara pada triwulan pertama 2026, pertumbuhan ekonomi mencapai 4,16 persen. “Ini mengindikasikan bahwa perekonomian Papua Barat Daya tumbuh positif dan situasi keamanan masih cukup menjamin bagi investasi,” jelasnya.

Andry mengungkapkan bahwa minat investor terhadap Papua Barat Daya masih cukup tinggi, Investor tersebut disebut telah mengunjungi kawasan ekonomi khusus (KEK) di Sorong untuk melihat kesiapan infrastruktur dan peluang investasi yang tersedia.

Ia menambahkan, masuknya investasi akan memberikan dampak besar bagi masyarakat, terutama dalam membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan warga, menurunkan angka pengangguran dan kemiskinan, hingga menggerakkan sektor-sektor riil seperti pertanian, perkebunan, dan perikanan. “Tidak ada pembangunan tanpa investasi. Karena itu kita harus menjaga keamanan agar investasi terus masuk dan ekonomi daerah bisa tumbuh,” tutupnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....